Permasalahan lingkungan seperti berkurangnya kepedulian terhadap lingkungan, polusi udara, penumpukan sampah plastik, dan berkurangnya ruang hijau mendorong pentingnya pendidikan lingkungan sejak dini pada siswa SD. Pengabdian ini bertujuan menganalisis efektivitas kegiatan penanaman sukulen sebagai media pembelajaran berbasis proyek untuk menanamkan karakter peduli lingkungan pada 25 siswa kelas 4 SDN 3 Sungailiat melalui implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Metode partisipatif mencakup edukasi jenis dan manfaat sukulen, persiapan alat-bahan, simulasi penanaman, pelatihan perawatan, serta observasi perilaku dan keterampilan siswa. Hasil menunjukkan 85% siswa antusias mengikuti seluruh tahapan dengan banyak pertanyaan yang mencerminkan rasa ingin tahu terhadap alam, 100% membawa tanaman pulang, dan 68% berkomitmen merawat secara mandiri, sementara 44% sangat terampil serta 56% terampil dalam teknik penanaman. Tantangan utama adalah konsistensi perawatan yang memerlukan kolaborasi pengabdi, guru, dan orang tua. Model hands-on dengan sukulen ini dapat direplikasi di sekolah lain untuk memperluas penghijauan rumah tangga dan membentuk kebiasaan peduli lingkungan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kurikulum P5 melalui program pengabdian rutin yang melibatkan komunitas.
Copyrights © 2025