Kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa pada materi Interaksi Desa Kota masih rendah akibat pembelajaran konvensional yang kurang memanfaatkan teknologi. Penelitian ini bertujuan mengukur kelayakan, efektivitas, dan respons siswa terhadap modul ajar geografi berbasis Google Site. Metode Research and Development (R&D) model ADDIE diterapkan pada 76 siswa kelas XII SMAN Model Terpadu Bojonegoro yang terbagi dalam kelas eksperimen (n=38) dan kontrol (n=38). Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli, angket berpikir kritis Facione, soal pre-test dan post-test, serta angket respons. Analisis data menggunakan uji normalitas, homogenitas, paired sample t-test, independent sample t-test, dan N-gain score. Hasil menunjukkan modul sangat layak (validasi ahli media 86,66%, ahli materi 90,11%), efektif meningkatkan berpikir kritis (rata-rata kelas eksperimen 81,70% vs kontrol 56,58%), efektif meningkatkan hasil belajar (N-gain 0,5362 kategori sedang, p<0,05), dan mendapat respons sangat positif (90,07%). Modul ajar berbasis Google Site layak, efektif, dan praktis sebagai media pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar geografi materi Interaksi Desa Kota.
Copyrights © 2026