Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendekatan Deep Learning dalam pembelajaran Biologi di Sekolah Menengah Atas (SMA) serta mengidentifikasi dampak, kendala, dan solusi penerapannya di lingkungan sekolah. Pendekatan Deep Learning dalam konteks pendidikan menekankan pada pemahaman konseptual yang mendalam, keterkaitan antar konsep, dan penerapan pengetahuan dalam konteks kehidupan nyata. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi terhadap PLT Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Tabanan, Waka Kurikulum, Guru Biologi, dan perwakilan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Deep Learning mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran. Pembelajaran menjadi lebih aktif, kontekstual, dan bermakna melalui kegiatan proyek, eksperimen, serta refleksi diri. Namun, ditemukan beberapa kendala seperti keterbatasan waktu, fasilitas laboratorium, dan kesiapan guru dalam mengelola pembelajaran berbasis refleksi dan kolaborasi. Upaya yang dapat dilakukan meliputi pelatihan guru, pemanfaatan teknologi digital, serta penerapan sistem penilaian autentik yang menilai proses berpikir mendalam. Secara keseluruhan, penerapan pendekatan Deep Learning dalam pembelajaran Biologi di SMA terbukti efektif dalam mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi dan membentuk karakter ilmiah siswa, meskipun memerlukan dukungan sistem dan budaya belajar yang adaptif terhadap inovasi pendidikan abad ke-21.
Copyrights © 2025