Tingginya mobilitas pendidikan membuat banyak mahasiswa merantau dan berisiko mengalami homesickness, yaitu perasaan rindu kampung halaman dan kesulitan beradaptasi. Keterlibatan dalam organisasi kampus dianggap dapat membantu proses adaptasi melalui dukungan sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara keaktifan organisasi dan tingkat homesickness pada mahasiswa rantau Fakultas X Universitas Pendidikan Indonesia. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 166 mahasiswa rantau angkatan 2024 yang dipilih secara simple random sampling. Analisis menggunakan uji Spearman menunjukkan nilai r = -0,126 dan p = 0,105 (p > 0,05), yang berarti tidak terdapat hubungan signifikan antara keaktifan organisasi dan tingkat homesickness. Hasil ini mengindikasikan bahwa faktor lain seperti dukungan keluarga dan strategi koping turut memengaruhi tingkat homesickness
Copyrights © 2026