Stres kerja merupakan salah satu faktor yang berdampak pada kinerja perawat, terutama di lingkungan dengan tingkat stres tinggi seperti ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan ruang Intensive Care Unit (ICU). Peran perawat pada kedua ruangan tersebut memiliki tingkat peran yang krusial dalam pelayanan kesehatan. Berdasarkan hasil survey awal yang dilakukan di RS X Kendari terdapat 30 orang perawat yang bertugas di ruangan ICU dan 30 orang perawat yang betugas di ruangan IGD. Peneliti melakukan wawancara terhadap perawat di ruangan ICU, sebagian besar perawat mengatakan mengalami stres saat merawat pasien, terutama yang dalam kondisi kritis, serta kurangnya dukungan dari atasannya dan sebagian kecil perawat yang lain mengatakan tidak mengalami stres selama merawat pasien di ruangan ICU. Kondisi yang sama juga dialami oleh perawat di ruang IGD yakni sebagian besar perawat mengatakan mengalami stress karena banyaknya prosedur yang harus dilakukan, dan hanya sebagian kecil perawat mengatakan tidak mengalami stres. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami hubungan stress kerja dengan kinerja perawat di ruang IGD dan ICU RS X Kendari. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah 60 orang, dengan teknik penarikan sampel secara teknik simple random sampling dengan jumlah sampel 34 orang. Metode analisis menggunakan uji Statistik yakni uji chisquare dan cramer’s. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 17 orang (50%) perawat memiliki stres ringan dan 17 orang (50%) perawat memiliki stres sedang. Berdasarkan keeratan hubungan diperoleh hasil bahwa ada hubungan sangat kuat antara stress kerja dengan kinerja perawat di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Intensive Care Unit (ICU) dengan perolehan nilai (X2Hit=34,000, phi=1,000). Diharapkan pihak manajemen Rumah Sakit lebih memperhatikan pemicu dari stress kerja agar pelayanan yang diberikan oleh perawat semakin bekualitas. Manajemen rumah sakit dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan menurunkan stres kerja perawat dengan cara meningkatkan kinerja perawat melalui pelatihan berbasis kompetensi serta membuka rektrutmen atau penerimaan perawat baru untuk memaksilkan kinerja perawat berkaitan dengan stres kerja yang dialami oleh perawat di ruang IGD dan ICU.
Copyrights © 2026