Salah satu faktor yang memengaruhi terjadinya perilaku bullying adalah pola asuh dan keterlibatan orang tua dalam kehidupan sehari-hari remaja, karena remaja yang kurang mendapatkan pengawasan, komunikasi, dan nilai-nilai moral dari orang tua cenderung berpotensi terlibat dalam tindakan agresif termasuk bullying (Cut Balqys, Karina Megasari Winahyu, 2025). Keterikatan emosional yang kuat antara orang tua dan anak dapat menjadi faktor protektif yang mengurangi risiko bullying pada remaja, karena dukungan orang tua mampu menumbuhkan rasa percaya diri dan keterampilan sosial yang lebih baik pada remaja (Raphaƫle Miljkovitch, Delphine de Terrasson, Sarah Awad, Aino E. Sirparanta, n.d.). Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan peran orang tua dalam mencegah bullying pada remaja melalui edukasi partisipatif Di Desa Bangun Rejo. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Bangun Rejo. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini meningkatkan kesadaran dan kesiapan orang tua dalam mengenali serta menangani kasus bullying. Orang tua juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam berdiskusi dan berbagi pengalaman, yang menunjukkan pentingnya pendekatan partisipatif dalam edukasi publik. Kegiatan ini mengangkat pentingnya sinergi antara orangtua dan anak khususnya remaja dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak. Selain itu, pendekatan reflektif dan berbasis kasus nyata terbukti efektif dalam membangun kesadaran kritis orang tua.
Copyrights © 2025