Fenomena penyalahgunaan nomor resi airwaybill (AWB) paket logistik oleh penipu penipuandigital dengan modus pengembalian dana melalui QRIS palsu menjadi perhatian serius dalamekosistem logistik dan pembayaran digital di Indonesia. Modus ini memanfaatkan teknik socialengineering untuk meyakinkan korban bahwa mereka akan menerima pengembalian dana,padahal QRIS yang disediakan justru menarik dana dari rekening digital korban. Penelitianini bertujuan mengkaji modus operandi, kelemahan sistem, serta mitigasi teknis dan perilakuberdasarkan literatur nasional dan internasional. Hasil studi menunjukkan bahwa QR codephishing (quishing) menjadi bentuk social engineering yang semakin canggih dan efektif.Mitigasi efektif membutuhkan integrasi sistem deteksi berbasis teknologi serta peningkatanliterasi digital pengguna.
Copyrights © 2025