Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional terhadap keterampilan motorik kasar anak usia 5–6 tahun di TK Islam Al-Furqan Minasa Upa Makassar. Permasalahan utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih rendahnya kemampuan motorik kasar anak akibat kurangnya aktivitas fisik yang menstimulasi gerakan tubuh secara terarah. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe Nonequivalent Control Group Design, melibatkan dua kelompok yaitu kelompok eksperimen yang mendapatkan perlakuan permainan tradisional (lompat tali, bentengan, dan bakiak) serta kelompok kontrol tanpa perlakuan. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan motorik kasar dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik deskriptif dan Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan motorik kasar anak pada kelompok eksperimen dengan nilai p = 0,005 (p < 0,05). Aktivitas permainan tradisional terbukti efektif dalam meningkatkan koordinasi, keseimbangan, dan kekuatan otot anak. Temuan ini menegaskan bahwa permainan tradisional merupakan media pembelajaran yang efektif, kontekstual, dan berbasis budaya untuk mengembangkan kemampuan motorik kasar sekaligus menumbuhkan nilai sosial anak usia dini. .
Copyrights © 2025