Latar Belakang: Preeklamsia merupakan salah satu penyebab utama meningkatnya morbiditas dan mortalitas perinatal. Hingga kini, preeklamsia masih menjadi tantangan besar dalam praktik kebidanan dan belum sepenuhnya terpecahkan.Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan case-control dan pendekatan retrospektif. Sampel diperoleh melalui random sampling, terdiri dari 66 responden preeklamsia (10 dini dan 56 lanjut) serta 66 kelompok kontrol. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square serta analisis multivariat menggunakan regresi logistik.Hasil: Hasil penelitian analisis bivariat dari variabel usia (0.225 > 0.005), paritas (0.293 > 0.005), IMT (0.038 < 0.005), riwayat hipertensi (0.027 < 0.005), ANC (0.571 > 0.005), dan DM (0.163 < 0.005). analisis multivariat bahwa faktor paling adalah IMT dan riwayat hipertensi dengan nilai CI 95% yaitu IMT (0.019) dan riwayat hipertensi (0,024).Kesimpulan: Hasil diketahui bahwa faktor paling berpengaruh adalah IMT dan riwayat hipertensi dengan risiko preeklamsia lebih tinggi. Obesitas serta riwayat hipertensi membuat ibu lebih rentan mengalami preeklamsia.
Copyrights © 2025