Kecemasan selama kehamilan adalah masalah kesehatan mental yang umum terjadi dan dapat berdampak negatif pada kesejahteraan ibu dan hasil kehamilan. Kecemasan prenatal dipengaruhi oleh kombinasi faktor sosiodemografis, obstetrik, psikologis, sosial, dan lingkungan, sehingga identifikasi komprehensif dari faktor-faktor ini sangat penting untuk intervensi yang efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Artikel yang diterbitkan antara tahun 2020 dan 2025 diambil dari Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect. Sebanyak 7.210 artikel diidentifikasi menggunakan kata kunci yang telah ditentukan, dan 30 studi cross-sectional memenuhi kriteria inklusi. Data diekstraksi dan dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang terkait dengan kecemasan di kalangan ibu hamil. Temuan menunjukkan bahwa kecemasan prenatal bersifat multifaktorial. Faktor obstetrik seperti status primigravida, riwayat keguguran, dan kehamilan berisiko tinggi secara konsisten terkait dengan tingkat kecemasan yang lebih tinggi. Faktor psikologis termasuk efikasi diri yang rendah, stres, dan gejala depresi secara signifikan berkontribusi pada kecemasan. Dukungan sosial dari pasangan, keluarga, dan penyedia layanan kesehatan menunjukkan efek protektif, sementara faktor lingkungan seperti pandemi COVID-19 dan penggunaan smartphone yang berlebihan terkait dengan peningkatan kecemasan. Pemeriksaan dini, dukungan psikososial, dan perawatan antenatal yang komprehensif sangat penting untuk mengurangi kecemasan dan meningkatkan hasil kesehatan mental ibu.
Copyrights © 2026