Adelia Fega Fradella
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECEMASAN PADA IBU HAMIL Adelia Fega Fradella; Diyanah Kumalasari; Ria Yulianti Triwahyuningsih
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6831

Abstract

Kecemasan selama kehamilan adalah masalah kesehatan mental yang umum terjadi dan dapat berdampak negatif pada kesejahteraan ibu dan hasil kehamilan. Kecemasan prenatal dipengaruhi oleh kombinasi faktor sosiodemografis, obstetrik, psikologis, sosial, dan lingkungan, sehingga identifikasi komprehensif dari faktor-faktor ini sangat penting untuk intervensi yang efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Artikel yang diterbitkan antara tahun 2020 dan 2025 diambil dari Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect. Sebanyak 7.210 artikel diidentifikasi menggunakan kata kunci yang telah ditentukan, dan 30 studi cross-sectional memenuhi kriteria inklusi. Data diekstraksi dan dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang terkait dengan kecemasan di kalangan ibu hamil. Temuan menunjukkan bahwa kecemasan prenatal bersifat multifaktorial. Faktor obstetrik seperti status primigravida, riwayat keguguran, dan kehamilan berisiko tinggi secara konsisten terkait dengan tingkat kecemasan yang lebih tinggi. Faktor psikologis termasuk efikasi diri yang rendah, stres, dan gejala depresi secara signifikan berkontribusi pada kecemasan. Dukungan sosial dari pasangan, keluarga, dan penyedia layanan kesehatan menunjukkan efek protektif, sementara faktor lingkungan seperti pandemi COVID-19 dan penggunaan smartphone yang berlebihan terkait dengan peningkatan kecemasan. Pemeriksaan dini, dukungan psikososial, dan perawatan antenatal yang komprehensif sangat penting untuk mengurangi kecemasan dan meningkatkan hasil kesehatan mental ibu.
LITERATURE REVIEW : EFEK SAMPING KONTRASEPSI HORMONAL Triwahyuningsih, Ria Yulianti; Azlillah; Adelia Fega Fradella; Aulia Dinda Widia Ningrum; Shilfina Shifriya Afnur
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.7009

Abstract

Persentase penggunaan kontrasepsi implan yang masih rendah di Indonesia menunjukan perlunya identifikasi faktor-faktor penyebab yang memengaruhi minat dan keberlanjutan penggunaannya. Salah satu faktor utama yang perlu diperhatikan adalah efek samping yang dialami oleh pengguna karena dapat berdampak pada tingkat kepatuhan serta mempengaruhi kualitas hidup wanita usia subur (WUS). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis berbagai efek samping serta dampak kontrasepsi implan terhadap kesehatan fisik dan kesejahteraan psikologis pengguna. Pemahaman yang lebih mendalam mengenai efek samping ini dapat membantu dalam merancang strategi edukasi dan intervensi yang lebih efektif guna meningkatkan penerimaan serta penggunaan kontrasepsi implan dimasyarakat. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pencarian artikel melalui Google Scholar sebanyak 20 artikel yang membahas mengenai efek samping KB implan pada WUS dari berbagai daerah dan periode penelitian. Artikel ini dianalisis secara sistematis untuk mendapatkan gambaran yang menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efek samping kontrasepsi implan umumnya tidak menyebabkan masalah kesehatan yang serius, namun dapat berdampak pada kenyamanan pengguna dan menurunkan kepatuhan terhadap penggunaan jangka panjang. Efek samping yang paling umum meliputi perubahan pola menstruasi seperti siklus haid yang tidak teratur, peningkatan berat badan, perubahan suasana hati yang dapat mempengaruhi kesejahteraan psikologis, munculnya jerawat, dan nyeri payudara. Efek samping dari penggunaan kontrasepsi implan meskipun tidak membahayakan kesehatan secara langsung namun, efek ini dapat berdampak pada kualitas hidup pengguna dan berpotensi mengurangi tingkat kepatuhan terhadap penggunaan kontrasepsi implan dalam jangka panjang.