Pembelajaran matematika di SD/MI memiliki peran strategis dalam membentuk kemampuan berpikir logis, kritis, dan sistematis sejak usia dini. Namun, rendahnya hasil belajar sering kali disebabkan oleh pendekatan yang berpusat pada guru tanpa mempertimbangkan perkembangan kognitif siswa. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis berbagai teori pembelajaran dan mengaitkannya dengan peningkatan kualitas pembelajaran matematika di SD/MI secara konseptual dan praktis. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan mengkaji jurnal, skripsi, dan buku terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi teori Behaviorisme melalui penguatan positif, teori Piaget yang menyesuaikan tahapan operasional konkret, serta teori Bruner dan Vygotsky melalui pendekatan spiral dan scaffolding, secara signifikan dapat meningkatkan pemahaman, motivasi, dan hasil belajar siswa. Dengan menerapkan teori-teori ini, guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih bermakna dan efektif bagi siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026