Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pelajaran Pendidikan Karakter yang Bisa Diambil dari Kehidupan dan Karier Cristiano Ronaldo sebagai Superstar Sepak Bola Robingun Suyud El Syam; Aryadi Nursantoso; Danang Isworo
Journal of New Trends in Sciences Vol. 3 No. 4 (2025): November: Journal of New Trends in Sciences
Publisher : CV. Aksara Global Akademia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jnts.v3i4.729

Abstract

The purpose of this study is to reveal the character education values of the superstar Cristiano Ronaldo, which have not been studied in depth before. The character research was selected with literature sources, and analyzed qualitatively. The discussion and analysis resulted in findings that Cristiano Ronaldo has several superior characters, namely: religious, honest, competitive, self-confident, professional, high work ethic, disciplined, love for the country, appreciate achievement, communicative, care for the environment, care for society, and responsibility. These character values make him a superstar who stands out both on and off the field. His religious devotion, honesty, and sense of responsibility reflect strong moral foundations, setting him as a role model for aspiring athletes and individuals seeking success. Ronaldo's competitive spirit and high self-confidence have helped him achieve excellence on the field, while his professional attitude and exceptional work ethic highlight the importance of dedication and perseverance in achieving success. Furthermore, his discipline in training and love for his country portray a deep commitment not only to his career but also to his community and country. Additionally, Ronaldo's appreciation for achievement, communicative nature, and care for the environment demonstrate that his character extends beyond personal success, as he values teamwork and the well-being of others. His contribution to various charitable causes and societal issues further establishes his role as a responsible individual who uses his fame and fortune for the betterment of society. These character values make him an ideal role model, both in the world of sports and in broader society. We recommend Cristiano Ronaldo's character values as a role model for those who hope for a successful career, and inspiration for the practice of Islamic education values, as they encompass integrity, hard work, and social responsibility.
ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MEMAHAMI KONSEP PECAHAN DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Alvera Septi Maulida Fatma; Hesti Sangadah; Evin Helmi Fadhila; Nabila Izzatin F; Aryadi Nursantoso
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa banyak siswa Sekolah Dasar maupun Madrasah Ibtidaiyah mengalami kesulitan dalam memahami materi pecahan. Kesulitan ini muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari ketidaktahuan siswa dalam mengartikan simbol pecahan, ketidakmampuan dalam membandingkan dua pecahan, hingga kebingungan saat melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian pecahan. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan Studi Literatur sebagai metode utama dalam pengumpulan data. Data diperoleh melalui proses penelusuran dan pengkajian secara sistematis terhadap berbagai sumber rujukan yang relevan dan terpercaya, khususnya yang membahas kendala yang dihadapi siswa sekolah dasar dalam memahami konsep pecahan. Salah satu permasalahan utama yang dialami siswa adalah rendahnya pemahaman mendasar mengenai konsep pecahan. Kesulitan Dalam Melakukan Operasi Hitung Pecahan yaitu dalam Operasi aritmetika yang melibatkan bilangan pecahan secara konsisten menjadi salah satu topik yang paling menantang bagi siswa sekolah dasar. Kesulitan dalam Mengaplikasikan Pecahan pada Konteks Sehari-hari. kesulitan dalam melakukan perbandingan antara dua pecahan yang memiliki pembilang dan penyebut berbeda. Berdasarkan hasil sintesis komprehensif terhadap berbagai penelitian yang dikaji dalam studi literatur ini, dapat disimpulkan secara konsisten bahwa siswa sekolah dasar pada umumnya menghadapi beragam kesulitan yang cukup kompleks dalam memahami dan menginternalisasi konsep pecahan
KARAKTERISTIK PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Tri dariyah; Irma Fernanda; Finna Sofiana; Aryadi Nursantoso
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran matematika di Sekolah Dasar memiliki karakteristik khusus yang perlu disesuaikan dengan tahap perkembangan kognitif peserta didik, serta arah kebijakan kurikulum yang diterapkan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik pembelajaran matematika di Sekolah Dasar beserta implikasinya terhadap aspek perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif melalui metode kajian literatur dengan memanfaatkan sumber data berupa artikel jurnal nasional terakreditasi, buku referensi pendidikan matematika, serta dokumen resmi kebijakan pendidikan nasional. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi secara deskriptif-kualitatif melalui proses sintesis terhadap temuan-temuan penelitian yang relevan. Hasil kajian mengindikasikan bahwa pembelajaran matematika di Sekolah Dasar perlu disusun secara bertahap, bermakna, dan berbasis konteks, serta berorientasi pada keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran. Guru memegang peran sentral dalam pengelolaan pembelajaran melalui penentuan strategi, metode, dan media yang mampu menstimulasi aktivitas berpikir serta kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Di samping itu, karakteristik pembelajaran matematika tercermin pada penyusunan perencanaan pembelajaran yang terstruktur, pelaksanaan pembelajaran yang bersifat eksploratif dan interaktif, serta penerapan penilaian autentik dan formatif yang berfokus pada pengembangan kemampuan bernalar dan penerapan konsep matematika. Kajian ini diharapkan dapat memberikan dasar konseptual bagi guru dan pengembang kurikulum dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran matematika di Sekolah Dasar
INTEGRASI TEKNOLOGI SEBAGAI PENDUKUNG PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Normala Sari; Adelia Asfi Khalisa; Ita Amelia Rahmawati; Muhammad Asywaq Abdillah; Aryadi Nursantoso
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6730

Abstract

Integrasi teknologi dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar menjadi salah satu upaya strategis untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran teknologi sebagai pendukung pembelajaran matematika di sekolah dasar, meliputi bentuk integrasi teknologi, peran guru, dampak terhadap pemahaman konsep siswa, serta tantangan dan solusi dalam penerapannya. Metode yang digunakan adalah Tinjauan pustaka dengan menganalisis berbagai artikel ilmiah yang relevan dan diperoleh melalui Google Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi, seperti aplikasi pembelajaran, media visual interaktif, dan platform e-learning, mampu membantu siswa memahami konsep matematika yang abstrak menjadi lebih konkret dan menarik. Selain itu, teknologi juga mendorong keterlibatan aktif, kolaborasi, serta pembelajaran yang lebih personal. Namun, integrasi teknologi masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur, rendahnya kompetensi digital guru, dan kesenjangan akses antar sekolah. Oleh karena itu, diperlukan dukungan kebijakan, peningkatan kompetensi guru, serta integrasi teknologi yang terencana agar pemanfaatannya dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
ANALISIS MOTIVASI TERHADAP PEMAHAMAN LITERASI NUMERASI DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS RENDAH Nia Natasya; Nafisa Mar’atus Sholikhah; Siti Vantika; Husni Mufida; Aryadi Nursantoso
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6761

Abstract

Pembelajaran matematika pada siswa kelas rendah masih sering dipersepsikan sebagai mata pelajaran yang sulit, sehingga berdampak pada rendahnya motivasi belajar dan pemahaman literasi numerasi siswa. Padahal, literasi numerasi merupakan kemampuan dasar yang sangat penting untuk membantu siswa memahami konsep matematika serta mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran motivasi belajar terhadap pemahaman literasi numerasi dalam pembelajaran matematika siswa kelas rendah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal ilmiah, buku referensi, dan hasil penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa motivasi belajar memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kemampuan literasi numerasi siswa. Siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi cenderung lebih aktif, tekun, dan mampu memahami serta menerapkan konsep numerasi secara kontekstual. Sebaliknya, rendahnya motivasi belajar berdampak pada lemahnya pemahaman numerasi siswa. Motivasi belajar dipengaruhi oleh faktor internal, seperti minat, perhatian, dan kemampuan diri, serta faktor eksternal, seperti dukungan orang tua, lingkungan belajar, waktu pembelajaran, dan ketersediaan sarana-prasarana. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang tepat, seperti pembelajaran kontekstual, berbasis aktivitas dan permainan edukatif, serta pembelajaran berdiferensiasi untuk meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman literasi numerasi siswa kelas rendah.
Formalisasi Logika Matematika dalam Historiografi Proklamasi Kemerdekaan Indonesia: Rekonstruksi Kausalitas dan Dialektika Kedaulatan Nida Khidrimatun Nuril Khoiriyah; Umu Salamah; Nur Wahyuni Annisa; Aryadi Nursantoso
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2026): In Press
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i3.6739

Abstract

Pembelajaran sejarah di Indonesia masih cenderung menekankan hafalan peristiwa dan tokoh, sehingga pemahaman peserta didik terhadap hubungan sebab-akibat dalam sejarah belum berkembang secara optimal. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan logika matematika sebagai kerangka berpikir dalam merekonstruksi peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan analisis isi terhadap sumber-sumber historiografi yang berkaitan dengan dinamika peristiwa menjelang 17 Agustus 1945. Analisis dilakukan melalui penerapan logika proposisional, dialektika, dan teori himpunan untuk mengkaji hubungan kausalitas antara faktor global, dinamika internal bangsa, serta proses pembentukan kedaulatan negara. Hasil kajian menunjukkan bahwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia merupakan kesimpulan logis dari terpenuhinya beberapa premis utama, yaitu penyerahan Jepang kepada Sekutu, terjadinya kekosongan kekuasaan, dan adanya desakan kuat dari golongan muda. Selain itu, kedaulatan Indonesia pascaproklamasi terbukti bersifat progresif dan berkembang secara bertahap sesuai dengan kriteria Konvensi Montevideo 1933. Integrasi logika matematika dalam pembelajaran sejarah mampu membantu peserta didik memahami peristiwa sejarah secara lebih runtut, rasional, dan kritis, serta relevan dengan pengembangan Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam implementasi Kurikulum Merdeka.
Transformasi Pembelajaran Geometri: Dari Alat Peraga Fisik Ke Interactive Flat Panel (IFP) di Sekolah Dasar Aryadi Nursantoso
Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/lencana.v3i4.5809

Abstract

This study aims to explore the pedagogical transformation of teachers in geometry learning in elementary schools, shifting from the use of conventional physical manipulatives to Interactive Flat Panel (IFP) technology. Using a qualitative approach with a case study design, this research involved three elementary school teachers as key informants selected through purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews and documentation studies, then analyzed using the Miles and Huberman model, which includes data condensation, data display, and conclusion drawing. The results show that IFP transforms geometry learning through three main aspects: (1) enhancing spatial visualization from static to dynamic, which facilitates the understanding of geometric shapes; (2) shifting the teacher's role into a digital laboratory facilitator; and (3) increasing mathematical precision compared to physical manipulatives. However, challenges such as time management and potential technological distractions remain. This study concludes that IFP effectively accelerates students' geometric thinking stages according to Van Hiele's theory through 3D object manipulation features. The implications of this research emphasize teacher training to optimize IFP potential in the classroom
Analisis Efektivitas RPP Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Yeni Suryaningsi; Aryadi Nursantoso; Fadhilah Liridho; Asti Luthfiyani; Mujahid
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6771

Abstract

Kurikulum Merdeka merupakan kebijakan pendidikan yang dikembangkan untuk menjawab tantangan pembelajaran pascapandemi serta kebutuhan peserta didik di era abad ke-21. Salah satu aspek penting dalam implementasi kurikulum ini adalah penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang efektif, khususnya pada pembelajaran matematika di Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas RPP Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran matematika di Sekolah Dasar, ditinjau dari kesesuaian struktur, implementasi langkah pembelajaran, pelaksanaan asesmen, serta persepsi guru. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek guru Sekolah Dasar yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka. Teknik pengumpulan data meliputi analisis dokumen RPP, wawancara semi-terstruktur, dan observasi pembelajaran. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum RPP Kurikulum Merdeka telah disusun sesuai dengan prinsip kurikulum dan mampu mendorong pembelajaran matematika yang lebih aktif dan kontekstual. Namun demikian, masih ditemukan kendala dalam perumusan tujuan pembelajaran yang spesifik, penerapan pembelajaran diferensiatif, serta pengembangan asesmen yang bersifat holistik. Guru menilai RPP Kurikulum Merdeka lebih fleksibel, tetapi tetap memerlukan pendampingan berkelanjutan agar implementasinya lebih optimal. Dengan demikian, RPP Kurikulum Merdeka berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran matematika apabila didukung oleh peningkatan kompetensi guru dan pengembangan perangkat ajar yang selaras dengan capaian pembelajaran.
PSYCOLOGYCAL MATHEMATIC LEARNING Ahmat Miftahudin; Fanisha Cahya Saputri; Fuada, Faridatul; Aryadi Nursantoso
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6774

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemahaman konsep konservasi berat, jumlah, dan volume pada siswa kelas II SD Negeri 2 Bejiarum melalui kegiatan praktik konkret. Subjek penelitian adalah siswa yang berada pada tahap operasional konkret, di mana mereka mulai berpikir logis namun masih bergantung pada benda nyata. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Prosedur penelitian melibatkan tiga skenario praktik: perbandingan berat koin dan kapas, jumlah permen dengan manipulasi jarak, serta volume air dalam wadah berbeda bentuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada awalnya siswa cenderung menilai suatu besaran berdasarkan tampilan visual atau persepsi fisik semata. Namun, melalui keterlibatan langsung dalam praktik konkret, siswa mulai menyadari kesalahan persepsi mereka dan membangun pemahaman yang lebih bermakna mengenai konsep konservasi. Hal ini membuktikan bahwa pembelajaran berbasis pengalaman konkret efektif dalam membantu perkembangan kognitif siswa sesuai dengan teori Piaget dan Bruner.  
PENGARUH PEMBELAJARAN REALISTIK TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA SD DALAM MATA PELAJARA MATEMATIKA Alfiana Agustin; Silva Nadia; Annisa Qurratu A’yuni; Nugrahaning Ifa Ainaya; Aryadi Nursantoso
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6824

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar masih sering dilaksanakan secara konvensional sehingga berdampak pada rendahnya minat dan hasil belajar siswa. Salah satu pendekatan yang dinilai mampu mengatasi permasalahan tersebut adalah pembelajaran matematika realistik (Realistic Mathematics Education/RME), yang mengaitkan konsep matematika dengan situasi kehidupan nyata siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran realistik terhadap minat dan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh melalui penelaahan berbagai sumber pustaka berupa jurnal ilmiah, buku referensi, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan pembelajaran matematika realistik, minat belajar, dan hasil belajar matematika siswa SD. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika realistik berpengaruh positif terhadap peningkatan minat belajar dan hasil belajar matematika siswa SD. Pendekatan ini mampu meningkatkan pemahaman konsep, kemampuan pemecahan masalah, motivasi belajar, serta keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran. Dengan demikian, pembelajaran matematika realistik layak diterapkan sebagai alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar.