Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi konsep akhlak, moral, dan etika dalam pendidikan karakter mahasiswa di era digital. Era digital menuntut mahasiswa tidak hanya memiliki kecakapan teknologi, tetapi juga integritas moral, akhlak, dan tanggung jawab etis dalam interaksi sosial dan akademik, termasuk penggunaan media digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan pengumpulan data melalui studi literatur dari jurnal, artikel akademik, serta penelitian terdahulu yang relevan terkait pendidikan karakter dan etika digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akhlak berperan sebagai fondasi spiritual yang menumbuhkan niat baik, kejujuran, dan kesadaran batin; moral berfungsi sebagai norma sosial yang menjaga keteraturan dan harmoni dalam masyarakat digital; sedangkan etika membimbing mahasiswa untuk berpikir kritis dan reflektif sebelum bertindak. Fenomena seperti hoaks, ujaran kebencian, dan plagiarisme akademik menegaskan pentingnya integrasi ketiga konsep tersebut dalam pendidikan karakter digital. Integrasi akhlak, moral, dan etika mampu membentuk mahasiswa yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran nilai, tanggung jawab sosial, dan integritas akademik. Kesimpulannya, pendidikan karakter yang menggabungkan akhlak, moral, dan etika merupakan strategi penting bagi perguruan tinggi dalam membentuk generasi mahasiswa yang kompeten secara digital sekaligus berintegritas, bertanggung jawab, dan bermartabat dalam kehidupan sosial. Penelitian ini menekankan perlunya pengembangan kurikulum dan program pendidikan karakter yang sistematis untuk menghadapi tantangan era digital.
Copyrights © 2026