Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan metode 3-3-3 dalam program percepatan tahfidz Al-Qur’an di Pondok Pesantren Ar-Ridwan Wonosobo, mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat penerapannya, serta menggambarkan hasil atau pencapaian yang diperoleh dari penerapan metode tersebut dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas hafalan santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pendamping tahfidz dan santri. Analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode 3-3-3 dilaksanakan secara terstruktur melalui tahapan ziyadah, muraja’ah, dan tahsin yang seimbang. Faktor pendukung pelaksanaan metode ini meliputi lingkungan pesantren yang kondusif, jadwal hafalan yang teratur, komitmen santri, serta peran pendamping yang konsisten. Adapun faktor penghambatnya meliputi kejenuhan santri, perbedaan kemampuan daya ingat, kelelahan, dan bacaan yang belum tartil. Penerapan metode 3-3-3 memberikan hasil yang positif terhadap pencapaian hafalan santri, baik dari segi kuantitas maupun kualitas hafalan Al-Qur’an.
Copyrights © 2026