Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan penyuluhan pertanian, menganalisis peran penyuluh pertanian, dan mengevaluasi dampak penyuluh pertanian terhadap pengembangan usahatani cengkeh di Desa Bontojai, Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone. Cengkeh merupakan komoditas unggulan di wilayah ini, namun masih menghadapi kendala seperti produktivitas yang rendah dan minimnya pemanfaatan teknologi pertanian modern. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan kuesioner menggunakan skala Likert empat poin. Responden dalam penelitian ini adalah 25 petani cengkeh yang dipilih secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluh pertanian berperan sebagai motivator, edukator, inovator, dan fasilitator dalam mendampingi petani. Berdasarkan hasil kuesioner, peran penyuluh pertanian dinilai berada dalam kategori "setuju" dengan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan produktivitas petani. Namun, masih terdapat tantangan seperti terbatasnya jumlah penyuluh pertanian dan rendahnya partisipasi sebagian petani dalam kegiatan penyuluhan pertanian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyuluh pertanian memiliki peran strategis dalam pengembangan usahatani cengkeh dan merekomendasikan peningkatan intensitas dan kualitas penyuluhan pertanian di masa mendatang.
Copyrights © 2025