Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

POTENSI PEMANFAATAN JASA LINGKUNGAN PADA HUTAN KEMASYARAKATAN (HKM) ASSAMATURU KELURAHAN BULUTANA KECAMATAN TINGGIMONCONG KABUPATEN GOWA Sahrullah; Sumange, La; Ibrahim, Helda
Jurnal Eboni Vol. 7 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/eboni.v7i2.2803

Abstract

Hutan Kemasyarakatan merupakan salah satu skema Perhutanan Sosial yang bertujuan untuk memberdayaan masyarakat yang tinggal didalam dan disekitar kawasan hutan melalui pemberian akses legal dalam pengelolaan hutan negara secara lestari. Kelompok Tani Hutan Assamaturu merupakan salah satu kelompok tani hutan yang telah mendapat izin perhutanan sosial dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada tahun 2022 berdasarkan SK.10330/MENLHK-PSKL/PKPS/PSL.0/12/2022 tanggal 27 Desember 2022 dengan luas 110 Hektar. Terdapat 2 kelompok usaha perhutanan sosial yang dikembangkan yaitu agroforestry dan wisata. Potensi sumberdaya alam yang dimiliki cukup besar sehingga dapat menjadi modal utama dalam pengelolaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai potensi jasa lingkungan yang terdapat pada kawasan Hutan Kemasyarakatan Assamaturu di Kelurahan Bulutana Kecamatan Tinggimoncong Kabupaten Gowa. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi lapangan dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HKm Assamaturu memiliki empat kategori jasa lingkungan utama berdasarkan klasifikasi MEA (2005), yaitu: (1) jasa penyediaan berupa air bersih, air irigasi lahan pertanian dan hasil hutan bukan kayu; (2) jasa pengaturan berupa pengatur iklim mikro dan tata air; (3) jasa budaya dalam bentuk potensi ekowisata seperti wisata air terjun, area camping ground, wahana bermain air, wahana sepeda gunung, flying fox dan nilai-nilai spiritual kultural; serta (4) jasa penunjang berupa keanekaragaman hayati. Potensi ini belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal karena keterbatasan modal usaha untuk melengkapi fasilitas sarana prasarana pendukung. Diharapkan agar hasil penelitian ini dapat menjadi acuan dalam pengelolaan dan pemanfaatan jasa lingkungan pada kawasan hutan kemasyarakatan Assamaturu sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa mengabaikan fungsi ekologis kawasan hutan.
Analisis Preferensi Konsumen Dalam Menentukan Strategi Pemasaran Produk Tempe di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan Allo, Aguinalty Sofia Rante; Sumange, La; Syamsinar, Syamsinar; Ibrahim, Helda
Jurnal MeA (Media Agribisnis) Vol 11, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Batangahari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/mea.v11i1.391

Abstract

. In Lapandan Village, Makale District, tempeh entrepreneurs such as Jeslyn Tempeh Business face various challenges in maintaining and developing their business amidst increasingly dynamic changes in consumer preferences. One of the main problems faced is the lack of a structured marketing strategy based on consumer data, so that the tempeh products offered are less attractive to the wider market. In addition, product promotion is still carried out conventionally through limited distribution channels without the use of digital media and without paying attention to the characteristics of the target market segment. The type of research used SWOT analysis in this study is used to identify internal and external factors that influence the development of the tempeh business, as a basis for developing a strategy based on consumer preferences. The results of the study Based on the SWOT analysis, the IFAS value of 3.56 and EFAS of 3.36 places Jeslyn Tempeh Business in Quadrant I (SO-Aggressive Strategy), which means it has high strengths and opportunities. The most appropriate strategy is to utilize internal strengths to capture external opportunities, through product innovation, digital promotions, expansion of distribution networks, and partnerships with local business actors. The SO strategy is the primary choice for increasing business growth and competitiveness, as it strengthens Tempe Jeslyn's market position and supports the sustainable development of local food