Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Strategi Pemasaran Berbasis Preferensi Konsumen untuk Pengembangan Usaha Tempe di Kabupaten Tana Toraja Sulawesi Selatan Aguinalty Sofia Rante Allo; Sumange, La; Syamsinar Syamsinar
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman Vol. 4 No. 2 (2025): Oktober : JURRIT: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrit.v4i2.7067

Abstract

Initial survey results show that consumers in the Makale region have specific preferences for tempeh packaging and quality, but business actors have not incorporated these preferences into their production and marketing strategies. This gap calls for an intervention to develop a strategy based on a systematic, contextual mapping of consumer preferences. Using a mixed methods approach with an explanatory sequential design, the study was conducted in two stages: first, quantitative data collection and analysis, followed by qualitative data collection and analysis to clarify and deepen the results. The study found that consumer preferences for Jeslyn tempeh are primarily influenced by sensory qualities (taste, texture, aroma), cleanliness, affordability, hygienic packaging, distribution ease, and promotion. The Likert scale analysis showed that most indicators had an average value above 4.20 (percentage index > 84%), indicating high to very high consumer satisfaction. Taste (mean 4.52; index 90.4%) and texture (mean 4.44; index 88.8%) were the most influential factors, followed by price and cleanliness. Consumer loyalty is built through consistent quality and emotional attachment to local products. Producers should maintain product quality, improve hygiene, introduce simple innovations, and use social media for cost-effective promotion.
Menggali Potensi Gula Aren dalam Peningkatan Pendapatan Berbasis Agribisnis (Studi Kasus KTH Liku Pancing Desa Parigi Kecamatan Tinggimoncong Kabupaten Gowa) Pratiwi, Herini; M.Zain, Majdah; Ibrahim, Helda; Sumange, La
Jurnal Eboni Vol. 7 No. 1 (2025): JUNI
Publisher : Program Studi Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/eboni.v7i1.2801

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi komoditas gula aren dalam meningkatkan pendapatan petani melalui pendekatan agribisnis di Kelompok Tani Hutan (KTH) Liku Pancing, Desa Parigi, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus dan teknik sensus terhadap 25 orang petani sebagai responden. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara statistik deskriptif dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pemanfaatan pohon aren masih rendah (20,53%), namun memiliki potensi produksi yang tinggi, yaitu rata-rata 23,2 kg/pohon/bulan. Pendapatan petani saat ini berkisar Rp 4.470.000 per bulan, dan dapat meningkat hingga Rp 21.808.000 per bulan jika seluruh pohon disadap secara optimal. Strategi pengembangan berbasis agribisnis yang meliputi pelatihan teknis, penguatan kelembagaan, diversifikasi produk, dan akses pemasaran digital sangat diperlukan untuk meningkatkan efisiensi dan nilai tambah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan pendapatan petani gula aren dapat dicapai secara signifikan melalui optimalisasi produksi dan penerapan strategi agribisnis secara terpadu.
Kontribusi Program Irigasi Perpompaan terhadap Ketahanan Pangan Masyarakat di Kabupaten Tana Toraja K, Idam Hanafi; Sumange, La; Nursaman, Herman; Ibrahim, Helda
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 4 No. 12 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Desember 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v4i12.5179

Abstract

This study analyzes the contribution of the pump-based irrigation program to improving food security in Tana Toraja Regency, focusing on the dimensions of availability, access, and stability. The research was conducted in Mengkendek District, where pump irrigation has become a major strategy for addressing water shorthages in highland agricultural systems. A descriptive qualitative approach supported by quantitative data using a Likert-scale questionnaire was employed. Twenty-one farmers representing seven farmer groups participated in the study. The results show that pump irrigation significantly enhances food availability by increasing production, cropping frequency, and cultivated land area. Food access improved through higher income and greater purchasing power, enabling more diverse and nutritious food consumption.  Food stability also increased, supported by more consistent production throughout the year, although challenges such as pump damage, fuel costs, and topographical barriers remain. Overall, pump-based irrigation contributes substantially to strengthening household food security; however, sustained support through technical assistance, institutional strengthening, and operational cost management is needed to ensure long-term program sustainability.
PERAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DALAM PENGEMBANGAN EKOWISATA DI KEBUN RAYA PUCAK KABUPATEN MAROS Pakolo, Fransiska; Zain, Majdah M.; Ibrahim, Helda; Sumange, La
Jurnal Sains Agribisnis Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jsa.v5i2.2200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Corporate Social Responsibility (CSR) dalam pengembangan Ekowisata di Kebun Raya Pucak, Kabupaten Maros. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan mendeskripsikan peran CSR dalam pengembangan ekowisata di Kebun Raya Pucak. Penelitian ini menggunakan metode skala Likert yaitu metode dimana digunakan untuk mengukur sikap, pendapat atau persepsi seseorang terhadap suatu pernyataan. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 10 orang masyarakat yang tingal di sekitar Kebun Raya Pucak sebagai responden, 10 orang pengelola Kebun Raya Pucak dan 4 orang karyawan perusahaan pelaksana program CSR sebagai informan. Hasil penelitian berdasarkan pengisian instrumen skala Likert menunjukkan bahwa program CSR sangat berperan dalam pengembangan ekowisata di Kebun Raya Pucak. Pelaksanaan program CSR tersebut memiliki peran penting yaitu meningkatkan kualitas fasilitas dan kenyamanan pengunjung yang mana hal ini dapat berimbas dalam meningkatnya nilai ekonomi masyarakat termasuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah di Provinsi Sulawesi Selatan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membuktikan sejauh mana pelaksanaan CSR di Kebun Raya Pucak memiliki dampak nyata dalam pembangunan berkelanjutan dan dapat menjadi acuan kebijakan pelaksanaan program CSR yang lebih baik, khususnya di sektor ekowisata.
Peran Penyuluh Dalam Pengembangan Usahatani Cengkeh (Studi Kasus Desa Bontojai Kecamatan Bontocani Kabupaten Bone): The Role Of Extension Workers In The Development Of Clove Farming (Case Study of Bontojai Village, Bontocani District, Bone Regency) Arham, Andi; Sumange, La; Syamsinar, Syamsinar
Agribusiness and Socioeconomic Journal Vol. 4 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan penyuluhan pertanian, menganalisis peran penyuluh pertanian, dan mengevaluasi dampak penyuluh pertanian terhadap pengembangan usahatani cengkeh di Desa Bontojai, Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone. Cengkeh merupakan komoditas unggulan di wilayah ini, namun masih menghadapi kendala seperti produktivitas yang rendah dan minimnya pemanfaatan teknologi pertanian modern. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan kuesioner menggunakan skala Likert empat poin. Responden dalam penelitian ini adalah 25 petani cengkeh yang dipilih secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluh pertanian berperan sebagai motivator, edukator, inovator, dan fasilitator dalam mendampingi petani. Berdasarkan hasil kuesioner, peran penyuluh pertanian dinilai berada dalam kategori "setuju" dengan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan produktivitas petani. Namun, masih terdapat tantangan seperti terbatasnya jumlah penyuluh pertanian dan rendahnya partisipasi sebagian petani dalam kegiatan penyuluhan pertanian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyuluh pertanian memiliki peran strategis dalam pengembangan usahatani cengkeh dan merekomendasikan peningkatan intensitas dan kualitas penyuluhan pertanian di masa mendatang.