Pandemi COVID-19 berdampak signifikan pada kinerja keuangan sektor kesehatan, terutama rumah sakit, melalui peningkatan biaya operasional, penurunan pasien non-COVID, dan perubahan kebijakan pembiayaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan kinerja keuangan rumah sakit yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebelum, selama, dan sesudah pandemi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif-komparatif dengan analisis rasio keuangan menggunakan data sekunder laporan keuangan periode 2018–2024. Rasio yang dianalisis meliputi ROA, ROE, NPM, CR, dan DER. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan profitabilitas dan solvabilitas rumah sakit pascapandemi, menandakan efisiensi operasional dan penguatan manajemen keuangan. Namun, likuiditas mengalami fluktuasi akibat tingginya biaya dan perubahan struktur pendapatan. Rumah sakit besar PT Siloam International Hospitals Tbk. (SILO) menunjukkan pemulihan lebih cepat dibanding rumah sakit kecil.
Copyrights © 2025