Latar Belakang: Stunting merupakan masalah kesehatan anak yang serius dan berdampak jangka panjang pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan produktivitas di masa dewasa. Kekurangan asam folat pada ibu hamil menjadi salah satu faktor risiko utama terjadinya stunting karena folat berperan penting dalam pembelahan sel, sintesis DNA, perkembangan sistem saraf pusat, dan pembentukan hemoglobin pada janin. Metode: Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menganalisis 15 artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2020–2025. Pencarian artikel dilakukan melalui Google Scholar dengan kata kunci terkait asam folat, kehamilan, dan stunting. Artikel yang dianalisis dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan, kemudian dianalisis secara naratif untuk memahami hubungan antara asam folat pada masa kehamilan dengan pencegahan stunting pada anak.. Hasil: Hasil review menunjukkan bahwa kecukupan asam folat sejak masa pra-konsepsi dan selama kehamilan berperan signifikan dalam mencegah stunting. Asupan folat yang adekuat mendukung perkembangan otak janin, fungsi plasenta yang optimal, dan ketersediaan nutrisi yang memadai bagi janin. Ibu hamil dengan defisiensi energi, anemia, atau kekurangan mikronutrien termasuk folat memiliki risiko lebih tinggi melahirkan anak dengan pertumbuhan terhambat. Intervensi gizi tepat waktu dapat menurunkan prevalensi stunting hingga 20%. Kesimpulan: Asam folat merupakan nutrisi penting yang efektif dalam pencegahan stunting. Pemenuhan folat sejak pra-konsepsi hingga kehamilan dapat mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak secara optimal. Upaya edukasi, suplementasi, dan pemantauan gizi ibu hamil menjadi strategi kunci dalam pencegahan stunting di masyarakat.
Copyrights © 2025