Kabupaten Brebes merupakan sentra produksi bawang merah terbesar di Indonesia yang menghasilkan limbah kulit bawang merah dalam jumlah besar. Limbah ini umumnya belum dimanfaatkan secara optimal dan berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Di sisi lain, praktik budidaya bawang merah masih didominasi oleh penggunaan pupuk kimia yang berdampak negatif terhadap kualitas tanah dan kesehatan petani. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok tani dalam memanfaatkan limbah kulit bawang merah sebagai pupuk organik cair guna mendukung pertanian ramah lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, penyuluhan dan sosialisasi, pelatihan pembuatan pupuk organik cair, serta evaluasi menggunakan kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta (±85–90%) menunjukkan ketertarikan yang tinggi terhadap pemanfaatan limbah kulit bawang merah sebagai pupuk organik cair karena bahan bakunya mudah diperoleh dan proses pembuatannya sederhana. Kegiatan ini efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapan petani untuk menerapkan praktik pertanian berkelanjutan. Pemanfaatan limbah kulit bawang merah sebagai pupuk organik cair diharapkan dapat menjadi alternatif pemupukan ramah lingkungan yang mendukung keberlanjutan pertanian bawang merah di Kabupaten Brebes.
Copyrights © 2025