Literasi merupakan keterampilan dasar yang sangat menentukan kualitas pendidikan. Namun, hasil PISA 2018 menunjukkan kemampuan membaca siswa Indonesia masih rendah, dan di SDN 045957 Desa Suka ditemukan banyak siswa, bahkan hingga kelas VI, belum lancar membaca. Kondisi ini menegaskan perlunya penelitian strategi pembelajaran literasi di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program les membaca yang melibatkan guru dan mahasiswa KKN mampu meningkatkan minat dan kemampuan membaca siswa. Metode Eja, strategi membaca terbimbing, serta media edukatif terbukti efektif membantu siswa dari aspek teknis maupun psikologis. Penelitian ini penting dilakukan karena memberikan solusi praktis dalam mengatasi rendahnya literasi sekaligus menumbuhkan budaya membaca sejak dini.
Copyrights © 2025