Sexual harassment occurring in Tana Toraja has been a case that continues to increase in recent years, and most of it is committed by close family members and adults, with the victims primarily being underage children. This situation reflects a decreasing understanding of Christian ethics in the Toraja community, which is generally composed of Christian believers. Therefore, this study aims to explore the factors causing sexual harassment in Tana Toraja and the role of Christian ethics in these cases. The research method used is a qualitative method of literature review. The study found that criminogenic, socio-cultural factors and law enforcement are the main causes. The role of Christian ethics as a pastoral and social response in preventing the increase of sexual violence cases in Toraja is to act as an agent upholding the sanctity of the church in the world and an agent of social, moral, and spiritual change/transformation in the Toraja community. These findings contribute to efforts in church development, Christian ethics education, and child protection advocacy. AbstrakPelecehan seksual yang terjadi di Tana Toraja merupakan kasus yang terus meningkat beberapa tahun belakangan ini dan kebanyakan dilakukan oleh keluarga dekat dan orang dewasa, korbannya terutama anak-anak di bawah umur. Kondisi ini mencerminkan berkurangnya pemahaman tentang etika Kristen dalam masyarakat Toraja yang umumnya merupakan pemeluk agama Kristen. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor penyebab pelecehan seksual di Tana Toraja dan bagaimana peran etika Kristen dalam kasus ini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif jenis kajian literatur. Hasil penelitian menemukan bahwa faktor kriminogen, sosial—budaya dan penegakan hukum menjadi penyebab utama. Peran etika Kristen sebagai respons pastoral dan sosial dalam mencegah peningkatan kasus kekerasan seksual di Toraja adalah menjadi agen pelindung kesucian gereja di tengah dunia dan agen perubahan/transformasi sosial, moral dan spiritual Masyarakat Toraja. Temuan ini berkontribusi kepada upaya pembinaan gereja, pendidikan etika Kristen, dan advokasi perlindungan anak.
Copyrights © 2025