Jamur merang merupakan salah satu tanaman pangan yang berkhasiat obat. Kandungan utama jamur merang adalah air, dan mengandung zat gizi makro dan mikro yang cukup tinggi. Jamur merang juga mengandung senyawa flavonoid, senyawa polifenol, senyawa volvatoksin dan flamutoksin sebagai antioksidan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar total senyawa flavonoid serta mengetahui kadar antioksidan dari ekstrak metanol jamur merang (Volvariella volvacea Bull.)Penelitian ini merupakan eksperimental laboratoris, simplisia jamur merang (Volvariella volvacea Bull.)diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut metanol, untuk penentuan kadar flavonoidtotal dengan pembanding quersetin ditentukan secara spektrofotometri UV-Vis dengan panjang gelombang 436 nm, adapun uji aktivtas antioksidan digunakan metode DPPH spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 517 dengan pembanding vitamin C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil dari maserasi ekstrak jamur merang (Volvariella volvacea Bull.)diperoleh berat ekstrak 37 gram dengan persen rendemen 23,87%. Ekstrak jamur merang (Volvariella volvacea Bull.) dengan berat ekstrak 0,01 gram diperoleh kadar flavonoid total sebesar 20% b/v mg/mL. Sedangkan uji aktivitas antioksidan ekstrak jamur merang (Volvariella volvacea Bull.) diperoleh dengan nilai IC50 sebesar 128.6277416 µg/mL dan untuk kontrol positif vitamin C diperoleh nilai IC50 sebesar 11.66666667µg/mL. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kandungan flavonoid yang dimiliki oleh jamur merang dengan nilai sebesar 20% b/v mg/mL dan aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 128.6277416 µg/mL dinyatakan dalam kategori cukup baik. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan melakukan fraksinasi senyawa flavonoid dan juga membuat sediaan farmasi yang cocok dari ekstrak metanol jamur merang (Volvariella volvacea Bull) yang mempunyai aktivitas antioksidan.
Copyrights © 2025