Investasi asing langsung (FDI) telah menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui penciptaan lapangan kerja, transfer teknologi, dan peningkatan infrastruktur, dengan realisasi mencapai Rp465,2 triliun pada triwulan I 2025. Namun, dampaknya terhadap kesejahteraan domestik bersifat ambivalen karena ketimpangan regional, dominasi sektor ekstraktif, dan risiko terhadap UMKM lokal akibat ketergantungan modal asing. Penelitian ini menggunakan observasi literatur sistematis untuk merekomendasikan kebijakan inklusif guna menyeimbangkan manfaat FDI bagi pertumbuhan berkelanjutan.
Copyrights © 2026