Perkembangan ekonomi berbasis pengetahuan menuntut Perguruan Tinggi tidak hanya menghasilkan lulusan pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja. Namun, implementasi pendidikan kewirausahaan di Perguruan Tinggi belum sepenuhnya mampu menumbuhkan minat berwirausaha mahasiswa secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendidikan kewirausahaan dalam menumbuhkan minat berwirausaha mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap mahasiswa yang telah mengikuti mata kuliah kewirausahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan kewirausahaan melalui pembelajaran berbasis praktik, diskusi kasus usaha, dan penugasan mandiri mampu meningkatkan pemahaman, sikap, dan ketertarikan mahasiswa terhadap aktivitas kewirausahaan. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa pengalaman langsung dan relevansi materi dengan kondisi nyata menjadi faktor penting dalam menumbuhkan minat berwirausaha. Dengan demikian, pendidikan kewirausahaan tidak hanya berperan sebagai sarana transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai proses pembentukan pola pikir dan sikap kewirausahaan mahasiswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi pendidikan kewirausahaan yang kontekstual dan aplikatif berperan strategis dalam menumbuhkan minat berwirausaha mahasiswa secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026