Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digitalisasi keuangan dan literasi keuangan terhadap keberlangsungan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor kuliner di Kecamatan Medan Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh UMKM kuliner di Kecamatan Medan Timur sebanyak 1.330 UMKM, dengan jumlah sampel sebanyak 35 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji instrumen, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, serta uji hipotesis dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlangsungan UMKM kuliner. Literasi keuangan juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlangsungan UMKM. Selain itu, hasil uji simultan menunjukkan bahwa digitalisasi keuangan dan literasi keuangan secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap keberlangsungan UMKM kuliner di Kecamatan Medan Timur. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemanfaatan teknologi keuangan digital yang didukung oleh tingkat literasi keuangan yang baik mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan, stabilitas usaha, serta kemampuan UMKM untuk bertahan dan berkembang di tengah persaingan bisnis yang semakin digital. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pelaku UMKM, pemerintah daerah, dan lembaga keuangan dalam merancang program pelatihan dan kebijakan yang mendukung peningkatan literasi keuangan dan digitalisasi keuangan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026