Data dunia menunjukkan kejadian kasus Virus Corona (Covid-19) hingga 27 Oktober 2020 mencapai 43.841.084, sebesar 2,65% (1.164.755 jiwa) mengalami kematian. Dengan kasus tertinggi di negara USA yang mencapai 8.816.767 jiwa. Untuk menanggapi kasus Covid-19, diperlukan kesiapan dan tanggapan yang bersifat kritis seperti memperlengkapi tenaga kesehatan dan manajemen fasilitas pelayanan kesehatan dengan informasi, prosedur, dan alat yang penting agar dapat aman dan efektif bekerja. Tenaga kesehatan berperan penting dalam memberikan tanggap terhadap wabah Covid-19 dan menjadi tulang punggung pertahanan suatu negara untuk membatasi atau menanggulangi penyebaran penyakit. Kompetensi individu yang meliputi pelatihan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja seorang perawat dalam memberikan pelayanan kepada pasien. Dengan pelatihan ini dapat memberikan dorongan untuk bekerja lebih baik, hal ini disebabkan karena karyawan yang telah mengetahui dengan baik tugas dan tanggung jawab akan berusaha mencapai tingkat moral kerja yang lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman Perawat dalam Penanganan Covid-19 tanpa adanya pelatihan di Kabupaten Bungo Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriftif, dimana pada penelitian ini, peneliti secara langsung mengeksplorasi secara totalitas menganalisis serta menjelaskan pengalaman perawat dalam penanganan Covid-19 tanpa adanya pelatihan. Hasil analisis data teridentifikasi 4 (empat) tema, yaitu pengetahuan, kemampuan, kepribadian dan support system
Copyrights © 2025