Hadits Ahkam merupakan komponen penting dari sumber hukum Islam, khususnya dalam mengatur aspek praktis kehidupan Muslim. Sebagai subbagian hadits yang secara langsung membahas hukum, Hadits Ahkam telah memainkan peran penting dalam perumusan dan pengembangan hukum Islam sejak awal Islam. Meskipun demikian, otoritas dan fungsinya terkadang dipertanyakan atau disalahpahami, baik oleh kelompok Muslim tertentu maupun para sarjana non-Muslim. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis posisi dan signifikansi Hadits Ahkam dalam proses penentuan hukum Islam. Dengan menggunakan riset pustaka kualitatif, studi ini meneliti ayat-ayat Al-Qur'an, Hadits Ahkam terpilih, dan pendapat para sarjana dalam disiplin ilmu usul al-fiqh dan studi hadits. Temuan menunjukkan bahwa Hadits Ahkam tidak dapat dipisahkan dari Al-Qur'an, berfungsi sebagai sumber penjelasan, pelengkap, dan otoritatif dalam memperoleh hukum. Penolakan atau marginalisasi Hadits Ahkam sebagian besar berasal dari kurangnya pemahaman komprehensif tentang hubungan antara Al-Qur'an dan Sunnah. Oleh karena itu, mengakui kedudukan yang tepat dari hukum-hukum Hadits sangat penting untuk menjaga integritas dan koherensi hukum Islam.
Copyrights © 2026