Abstrak: Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat pesisir di kawasan rawan banjir melalui pendekatan holistik yang mengintegrasikan mitigasi bencana dan pembinaan keagamaan. Wilayah pesisir sering menghadapi risiko tinggi akibat bencana banjir, yang tidak hanya merusak fisik tetapi juga berdampak pada kondisi psikologis dan spiritual masyarakat. Metode pelaksanaan berfokus pada peningkatan kapasitas masyarakat melalui dua pendekatan utama: mitigasi bencana seperti pelatihan dan simulasi, dilanjutkan pembinaan keagamaan melalui penyampaian materi serta diskusi bersama. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa, terdapat peningkatan pengetahuan sebesar 65% terkait pemahaman risiko bencana, keterampilan mitigasi, dan tanggap darurat. Tercatat 85% dari total peserta yang hadir dalam sosialisasi menunjukkan partisipasi aktif dalam sesi diskusi dan simulasi. Masyarakat menunjukkan kesadaran yang lebih tinggi akan pentingnya kesiapsiagaan bencana, yang terlihat dari inisiatif untuk membentuk kelompok siaga bencana di tingkat RT/RW, dan terjadi perubahan perilaku positif, seperti adanya partisipasi aktif dalam latihan simulasi evakuasi dan kesediaan untuk menyiapkan tas siaga bencana. Selain itu, terjalinnya hubungan yang lebih erat antara masyarakat, pemerintah daerah, dan organisasi Muhammadiyah serta terciptanya keharmonisan di lingkungan wilayah pesisir.Abstract: This community service program aims to increase the capacity of coastal communities in flood-prone areas through a holistic approach that integrates disaster mitigation and religious guidance. Coastal areas often face high risks due to flooding, which not only causes physical damage but also impacts the psychological and spiritual conditions of the community. The implementation method focuses on increasing community capacity through two main approaches: disaster mitigation such as training and simulations, followed by religious guidance through the delivery of materials and group discussions. The results of the community service show a 65% increase in knowledge related to understanding disaster risks, mitigation skills, and emergency response. It was recorded that 85% of the total participants who attended the socialization showed active participation in the discussion and simulation sessions. The community demonstrated a higher awareness of the importance of disaster preparedness, as seen from the initiative to form disaster preparedness groups at the RT/RW level, and positive behavioral changes, such as active participation in evacuation simulation exercises and willingness to prepare disaster preparedness bags. In addition, closer relationships were established between the community, local government, and Muhammadiyah organizations and the creation of harmony in the coastal area environment.
Copyrights © 2025