Perkembangan isu lingkungan dan tuntutan tanggung jawab sosial telah mendorong transformasi dalam praktik Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) tradisional menuju Sustainable HRM (SHRM). Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan dan menganalisis model implementasi SHRM yang mengintegrasikan tiga pilar keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan ke dalam setiap tahapan Siklus Hidup Karyawan (perekrutan, pelatihan, penilaian kinerja, dan kompensasi). Permasalahan utama yang diangkat adalah belum adanya kerangka kerja yang komprehensif dan teruji untuk memastikan praktik HR benar-benar memberikan dampak positif jangka panjang, serta menghindari greenwashing internal. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui studi literatur mendalam dan analisis studi kasus komparatif pada tiga perusahaan multinasional yang diakui memiliki komitmen keberlanjutan yang tinggi. Hasil sementara menunjukkan bahwa model implementasi SHRM yang sukses memerlukan penyelarasan tujuan keberlanjutan organisasi dengan kompetensi inti karyawan, dengan indikasi peningkatan employee well-being sebesar 15% dan penurunan biaya operasional HR berbasis kertas sebesar 20% dalam tahun pertama penerapan. Model ini menawarkan solusi praktis bagi praktisi HR untuk memastikan bahwa kontribusi karyawan selaras dengan etika dan visi perusahaan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026