Penanaman nilai empati sejak usia dini merupakan aspek penting dalam pembentukan karakter peserta didik di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses internalisasi nilai empati melalui cerita rakyat Bawang Merah Bawang Putih sebagai media pembelajaran karakter di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Cerita rakyat dipilih karena mengandung nilai-nilai moral yang relevan dengan kehidupan sosial siswa, seperti kepedulian, kejujuran, dan kasih sayang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru dapat menginternalisasikan nilai empati melalui kegiatan membaca dan mendiskusikan isi cerita, bermain peran, serta refleksi pengalaman pribadi siswa. Proses ini mendorong siswa untuk memahami perasaan orang lain, menumbuhkan sikap saling menghargai, dan meningkatkan hubungan sosial yang harmonis di lingkungan sekolah. Dengan demikian, penggunaan cerita rakyat sebagai sarana pendidikan karakter terbukti efektif dalam menanamkan nilai empati pada siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2025