Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna kenyamanan sosial dalam lirik lagu yang terdapat pada album Dunia Batas karya Mohammad Istiqamah Djamad (Is) dari grup musik Payung Teduh, dengan menggunakan pendekatan semiotika pragmatik. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis Roland Barthes dan pendekatan ekspresif dari Hutabarat et al., yang menitikberatkan pada makna denotatif, konotatif, serta ekspresi emosional dalam lirik lagu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna kenyamanan sosial dalam lirik lagu-lagu tersebut muncul melalui representasi kedekatan emosional, penerimaan, dan kerinduan dalam hubungan interpersonal. Kehadiran kata-kata seperti “pelukan”, “berdua”, dan “rindu” secara simbolik memperkuat nuansa kenyamanan yang tidak selalu bersifat fisik, tetapi juga emosional dan spiritual.Lagu-lagu Payung Teduh mencerminkan bagaimana individu menemukan ketenangan dalam keterbatasan dan hubungan yang intim, meskipun dalam suasana yang sunyi atau penuh keraguan. Penelitian ini memperkaya kajian semiopragmatik dan menunjukkan bahwa musik adalah media efektif untuk menyampaikan pengalaman emosional dan makna sosial yang kompleks.
Copyrights © 2026