Proyek konstruksi memiliki tingkat risiko dan ketidakpastian yang tinggi, sehingga sering mengalami permasalahan kinerja seperti keterlambatan waktu, pembengkakan biaya, dan penurunan mutu. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya penerapan manajemen risiko yang efektif dalam meningkatkan kinerja proyek konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen risiko terhadap kinerja proyek konstruksi dengan mempertimbangkan peran ketidakpastian proyek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada manajer proyek konstruksi di wilayah Surabaya menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen risiko berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja proyek konstruksi. Selain itu, ketidakpastian proyek terbukti berperan sebagai variabel moderasi yang memperkuat hubungan antara manajemen risiko dan kinerja proyek konstruksi. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan manajemen risiko menjadi semakin krusial pada proyek dengan tingkat ketidakpastian yang tinggi. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam memperkaya kajian manajemen risiko dalam manajemen proyek konstruksi serta memberikan implikasi praktis bagi organisasi konstruksi untuk mengelola risiko secara lebih adaptif guna meningkatkan kinerja proyek secara berkelanjutan.
Copyrights © 2023