Pembelajaran bahasa Arab dalam Kurikulum Merdeka menekankan komunikasi aktif melalui penguasaan maharah kalam dan maharah kitabah, namun banyak peserta didik masih menghadapi kesulitan dalam keterampilan produktif tersebut. Penelitian ini menganalisis konten buku ajar bahasa Arab berdasarkan standar kemahiran ACTFL (American Council on the Teaching of Foreign Languages) untuk menilai tingkat pengembangan keterampilan produktif, derajat kesesuaiannya, serta kelemahan-kelemahan yang terdapat dalam materi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif jenis library research dan model analisis konten Krippendorff—yang meliputi penentuan unit analisis, pemilihan sampel, pencatatan data, reduksi data, penarikan kesimpulan, dan deskripsi hasil—penelitian ini menemukan bahwa tingkatan kemahiran yang tercermin dalam buku ajar berada pada level Novice High hingga Intermediate Low untuk kelas sepuluh, Intermediate Low hingga Intermediate Mid untuk kelas sebelas, dan dominan pada Intermediate Mid untuk kelas dua belas, dengan sebagian kecil materi mencapai Intermediate High. Tingkat kesesuaian materi terhadap standar ACTFL adalah 88% untuk kelas sepuluh, 56% untuk kelas sebelas, dan 60% untuk kelas dua belas. Analisis juga menunjukkan beberapa kelemahan dalam buku ajar, antara lain gradasi materi yang tidak beraturan, pola latihan yang berulang, serta keterbatasan variasi jenis kalimat yang digunakan.
Copyrights © 2025