Kafein merupakan zat ergogenik yang banyak dikonsumsi untuk menunjang performa olahraga, khususnya pada aktivitas yang bersifat aerobik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi kafein kopi terhadap respons denyut nadi dan ketahanan aerobik pada aktivitas lari selama 30 menit. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan observasional. Subjek penelitian terdiri dari enam orang laki-laki yang melakukan lari 30 menit setelah mengonsumsi kopi. Pengukuran denyut nadi dilakukan pada lima tahap, yaitu sebelum konsumsi kopi, 40 menit setelah konsumsi kopi, setelah pemanasan, setelah lari 30 menit, dan setelah istirahat 10 menit. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan denyut nadi istirahat setelah konsumsi kopi, peningkatan denyut nadi setelah aktivitas lari, serta penurunan denyut nadi pada fase pemulihan. Hasil ini menunjukkan bahwa kafein kopi memengaruhi respons denyut nadi dan mendukung kerja sistem kardiovaskular dalam aktivitas aerobik.
Copyrights © 2026