Institusi pendidikan tinggi Kristen di Indonesia memiliki peran penting dalam membentuk mahasiswa secara komprehensif, yang mencakup dimensi spiritual, moral, dan intelektual. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai-nilai Kristiani yang diinternalisasikan melalui para dosen wali dalam membina perkembangan moral-spiritual mahasiswa. Dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tinjauan literatur, penelitian ini menggabungkan analisis induktif untuk mengekstraksi nilai-nilai pembangunan karakter. Temuan penelitian ini mengungkapkan empat nilai dasar: (1) Kasih sebagai fondasi hubungan intrinsik-ekstrinsik, yang mencerminkan kasih Allah yang transformatif; (2) Integritas, yang didefinisikan sebagai keselarasan antara keyakinan, perkataan, dan tindakan berdasarkan prinsip-prinsip Alkitab; (3) Tanggung jawab dalam panggilan akademis yang dilandasi oleh teladan Kristus; dan (4) Kesetiaan pada kebenaran Firman Tuhan sebagai sumber moralitas. Peran penasihat fakultas tidak hanya sebatas bimbingan akademik, tetapi juga mencakup bimbingan rohani melalui keteladanan, dialog reflektif, dan integrasi nilai-nilai Kristiani ke dalam praktik-praktik bimbingan. Diskusi ini menggarisbawahi pentingnya kedewasaan rohani dosen sebagai teladan dan kolaborasi institusional untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi transformasi karakter mahasiswa. Studi ini menyoroti integrasi nilai-nilai berbasis iman dalam pendidikan tinggi Kristen sebagai respons terhadap tantangan dunia modern.
Copyrights © 2025