Skoliosis adalah kelainan yang terjadi pada tulang belakang yang umumnya dijumpai pada remaja, terutama saat mereka mengalami pertumbuhan yang cepat. Jika tidak terdeteksi dengan segera, kondisi ini dapat memengaruhi postur, kenyamanan, dan kualitas hidup. Kurangnya pemahaman remaja tentang risiko, gejala awal, dan cara pencegahan skoliosis menjadi salah satu faktor yang menghambat deteksi dan penanganan yang tepat waktu. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai skoliosis melalui pendidikan kesehatan dan penyaringan postur yang sederhana. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan November 2025 di SMA Negeri 1 Cisarua dengan melibatkan 30 siswa dari kelas XII. Metode yang digunakan mencakup ceramah interaktif, diskusi, pemanfaatan media visual, serta demonstrasi dari Adam’s Forward Bend Test sebagai alat untuk skrining awal. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai perubahan tingkat pengetahuan peserta. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam nilai rata-rata pengetahuan siswa, dari 51,1 pada pre-test menjadi 98,2 pada post-test. Selain peningkatan pengetahuan, siswa juga menunjukkan partisipasi yang aktif serta pemahaman yang lebih baik mengenai kebiasaan ergonomis dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendidikan kesehatan yang disampaikan secara interaktif dan melalui skrining sederhana dapat meningkatkan pengetahuan serta kesadaran remaja tentang pencegahan dan deteksi awal skoliosis.
Copyrights © 2026