Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan Siswa Tentang Pencegahan Luka Bakar (Combustio) Melalui Edukasi Kesehatan di SMA Negeri 1 Parongpong Budi Rustandi; M. Deri Ramadhan; Sandi Sandi; Dwi Tania; Merdiana Nurdianingsih; Mawati Nduru; Rosa Dwi Handayani; Neng Nabila Tri Widia Lestari; Santi Nur Fadilah; Saskia Agis Nurahmi; Fitri Andini
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/rc244848

Abstract

Luka bakar (combustio) merupakan salah satu cedera traumatik yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama pada kelompok usia remaja. Aktivitas sehari-hari yang melibatkan api,listrik,dan bahan panas, ditambah dengan rendahnya tingkat pengetahuan mengenai pencegahan luka bakar, meningkatkan risiko terjadinya cedera tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa SMA Negeri 1 Parongpong mengenai pencegahan luka bakar sejak dini melalui edukasi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan pada pukul 07.00-09.00 WIB dengan melibatkan 26 siswa. Metode yang digunakan adalah pendidikan masyarakat melalui penyuluhan kesehatan yang diawali dengan pre-test, dilanjutkan dengan penyampaian materi menggunakan media visual dan diskusi interaktif, serta diakhiri dengan post-test sebagai evaluasi. Hasil pre-test yang disajikan dalam bentuk diagram batang menunjukan bahwa tingkat pengetahuan awal siswa berada pada kategori sedang. Setelah dilakukan edukasi, hasil post-test yang disajikan dalam diagram lingkaran menunjukan peningkatan pengetahuan yang signifikan dengan persentase jawaban benar sebesar 79%. Rata-rata nilai post-test mencapai 75,6 dengan median 75 dan rentang nilai 50-100. Hasil kegiatan ini menunjukan bahwa edukasi kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang pencegahan lka bakar. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam upaya promotif dan preventif untuk menurunkan risiko kejadian luka bakar pada remaja.
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG PENANGANAN DISLOKASI Metilda; M. Deri Ramadhan; Intan Firdaus Fauziah; Chelsy Andarini; Rasti Amelia Putri; Maisya Rizki Maulinda; Zahra Salsabila M.Noor; Putri Melati; Muhamad Rizki Andriana; N.Windy Noviandini Alya.P; Rahma Sani Rahayu
Jurnal LENTERA Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Lentera
Publisher : Institut Kesehatan Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57267/lentera.v6i1.583

Abstract

Dislocation is a musculoskeletal injury that often occurs in adolescents with high physical activity and can cause functional impairment and serious complications if not treated properly. Lack of knowledge about early recognition and first aid for dislocations often leads to delayed and inappropriate treatment. This study aims to evaluate the effectiveness of health education in improving adolescents' knowledge about managing dislocations. A quantitative descriptive study with a pre-test and post-test design was conducted on 23 high school students at Al Bidayah Batujajar. The health education intervention was delivered through lectures, interactive discussions, simulations, and the use of print and digital educational media. Data were collected using a structured questionnaire and analyzed descriptively to compare knowledge levels before and after the intervention. Findings showed a significant increase in students' knowledge after the educationalintervention. The average pre-test score was 68.17, indicating a moderate level of knowledge. After the intervention, the average post-test score increased to 88%, with most participants achieving a high level of knowledge. Health education significantly improved adolescents' knowledge about dislocations and first aid. School-based educational interventions are an effective strategy for improving musculoskeletal health literacy and can contribute to the prevention of complications related to dislocations among adolescents. asi kesehatan muskuloskeletal dan dapat berkontribusi pada pencegahan komplikasi yang terkait dengan dislokasi di kalangan remaja.