Potensi air skala kecil dengan debit kurangĀ dari 200 L/s cukup banyak terdapat di pedesaan Sumatera Barat, akan tetapi kenyataannya potensi air tersebut belum dimanfaatkan secara optimal dengan membangun pembangkit listrik tenaga piko-hidro (PLTPH). Masalah yang perlu ditindaklanjuti adalah bagaimana dapat mewujudkan model sistem pembangkit listrik tenaga piko-hidro yang praktis dan murah yang dapat dibangun sendiri oleh masyarakat desa, khususnya oleh petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan pembangunan pembangkit listrik tenaga piko-hidro di desa terpencil yang belum memiliki jaringan listrik dengan menggunakan pompa sentrifugal sebagai turbin. Hasil analisis aspek teknis diketahui spesifikasi sistem pembangkit adalah daya potensi: 5 kW, daya efektif turbin: 3,51 kW, daya generator: 3,0 kW, putaran turbin: 543 rpm, kecepatan spesifik: 133, head aktual: 7,5 m, head efektif turbin: 6,6 m, debit air masuk turbin: 104 L/s, diameter pipa pesat: 10 inchi (di = 267,4 mm), panjang pipa pesat: 10,9 m, diameter runner pompa sebagai turbin: 8 inchi (203,2 mm). Hasil analisis di atas menunjukkan pembangunan PLTPH dengan penggerak mula pompa sentrifugal sebagai turbin layak untuk dilaksanakan. Studi kelayakan ini dapat dilanjutkan dengan menganalisis dari aspek lain seperti aspek ekonomi dan aspek lingkungan.
Copyrights © 2025