Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PERANCANGAN SISTEM CERDAS PERAWATAN TANAMAN BERBASIS ARDUINO Irwan Yusti; Veni Wedyawati; Asep Neris Bachtiar; Iskandar Iskandar
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol 22, No 2 (2022): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/stsp.v22i2.532

Abstract

The use of appropriate technology can reduce production costs, the use of drip irrigation systems or irrigation systems using sprinklers can help farmers maintain soil moisture but requires human intervention to operate them. Therefore, this study aims to develop an irrigation system using sprinklers that can work automatically so that it can save time and human effort. This system is an intelligent system controlled by a microcontroller so that it can work continuously with little human assistance. With this system, the plant care process can be carried out more optimally, saving water, time, energy and costs. This research is an applied research by thinking about the required infrastructure (hardware, software and human resource tools), then making a drawing design with a recycling cycle technique consisting of needs analysis, design, implementation, testing and evaluation. Needs analysis is needed to see what is needed by the system so that it can work as desired, making schematic drawings, testing the design on a simulation program (Proteus). Then at the time of implementation, the components are installed according to the schematic drawings. Finally, at the testing stage, the system performance test is carried out by conducting an evaluation stage.
RANCANG BANGUN FLYWHEEL BAHAN BETON SEBAGAI KOMPONEN PENGGERAK MULA TURBIN CROSS-FLOW UNTUK PEMBANGKIT SKALA PIKO-HIDRO Asep Neris Bachtiar
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol 23, No 1 (2023): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/stsp.v23i1.612

Abstract

Flywheel adalah salah satu komponen penting dari sistem permesinan khususnya pada sistem turbin cross-flow. Flywheel yang digunakan di masyarakat dan banyak dijual di pasaran adalah flywheel konvensional dari bahan baja tuang yang dibuat melalui proses pengecoran logam sehingga harganya relatif mahal. Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengidentifikasi flywheel bahan beton sebagai alternatif pengganti flywheel konvensional karena bahan bakunya banyak dijual di pasaran dengan harga relatif murah. Proses pembuatannyapun relatif mudah yang dapat dikerjakan oleh bengkel-bengkel kecil di masyarakat. Hasil pengujian menunjukkan, harga per unit flywheel bahan beton 40% lebih murah dibanding flywheel konvensional. Biaya pengadaan flywheel bahan beton yang murah sangat cocok untuk diterapkan pada sistem turbin air pembangkit skala piko-hidro maupun mikro-hidro. Hal itu sangat beralasan mengingat turbin air skala piko-hidro maupun mikro-hidro banyak dioperasikan di pedesaan terpencil yang belum memiliki jaringan listrik yang identik dengan kemampuan ekonomi masyarakatnya yang lemah. Hasil pengujian, diketahui kemampuan  flywheel bahan beton ini mampu menyimpan energi yang berasal dari daya bangkit turbin secara normal sehingga turbin dapat beroperasi maksimal. Daya bangkit dan putaran turbin relatif stabil dan getaran yang terjadi dalam batas normal, Flywheel bahan beton menjadi solusi dan menjadi penyemangat sehingga masyarakat akan termotivasi untuk dapat membangun pembangkit listrik sendiri dengan memanfaatkan potensi air yang ada di lingkungannya walaupun biaya yang dimiliki masyarakat relatif terbatas.
Proses Fabrikasi Komponen Bangunan Mekanikal Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Piko-Hidro (PLTPH) Untuk Listrik Desa dengan Penggerak Mula Pompa Sentrifugal Sebagai Turbin Asep Neris Bachtiar; Boby Rachman; Riko Ervil; Ahmad Fauzi Pohan; Irwan Yusti
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 26 No. 1 (2026): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/a9pw8x61

Abstract

Pengaplikasian pompa sentrifugal pada sistem pembangkit listrik tenaga piko-hidro (PLTPH) dilaksanakan di sebuah kampung terisolir, Kampung Mamping di Solok Selatan, Sumatera Barat yang diharapkan dapat bermanfaat nyata bagi masyarakat. Di samping itu, PLTPH diproyeksikan menjadi proyek percontohan bagi desa-desa di sekitarnya. Guna mencapai harapan tersebut, dan memperhatikan hasil analisis kelayakan aspek finansial dan aspek teknis yang menyimpulkan layak, maka langkah berikutnya adalah pembangunan pembangkit tenaga piko-hidro yang mencakup pekerjaan bangunan sipil, mekanikal, dan elektrikal. Penelitian ini akan fokus untuk pengadaan komponen  bangunan mekanikal dari sistem pembangkit tenaga piko-hidro melalui kegiatan fabrikasi di Laboratorium Proses Produksi. Hasil penelitian telah behasil mewujudkan komponen bangunan mekanikal sistem pembangkit diantaramya saringan, pipa pesat diameter 12” (di = 318,5 mm) dengan panjang 10,9 m, elbow, frame atau dudukan pompa sebagai turbin. Komponen mekanikal lainnya adalah  transmisi belt-puli satu tingkat dengan diameter puli turbin d1 = 15”, diameter puli generator d2 = 3” dengan tiga bandar berfungsi untuk memindahkan daya/ putaran  dari turbin  ke generator, katup gerbang 8” untuk mengatur debit air masuk turbin, generator sinkron 5 kW satu fase untuk mengubah energi mekanis menjadi energi listrik, pompa sentrifugal sebagai turbin diameter inlet 8” untuk mengubah energi potensial fluida menjadi energi mekanis. Sementara, bahan yang digunakan adalah baja siku 65×65×6mm×6m untuk membuat pintu pengatur dan saringan, baja kanal CNP 75×45×2,3mm×6m untuk membuat frame/ dudukan turbin dan generator, dan pipa baja d = 12”, t = 5 mm untuk membuat pipa pesat (penstock). Semua komponen bangunan mekanikal tersebut selanjutnya dibawa ke lokasi pembangkit untuk dirakit dan dipasang.
RANCANG BANGUN FLYWHEEL BAHAN BETON SEBAGAI KOMPONEN PENGGERAK MULA TURBIN CROSS-FLOW UNTUK PEMBANGKIT SKALA PIKO-HIDRO Asep Neris Bachtiar
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 23 No. 1 (2023): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/89nk7f39

Abstract

Flywheel adalah salah satu komponen penting dari sistem permesinan khususnya pada sistem turbin cross-flow. Flywheel yang digunakan di masyarakat dan banyak dijual di pasaran adalah flywheel konvensional dari bahan baja tuang yang dibuat melalui proses pengecoran logam sehingga harganya relatif mahal. Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengidentifikasi flywheel bahan beton sebagai alternatif pengganti flywheel konvensional karena bahan bakunya banyak dijual di pasaran dengan harga relatif murah. Proses pembuatannyapun relatif mudah yang dapat dikerjakan oleh bengkel-bengkel kecil di masyarakat. Hasil pengujian menunjukkan, harga per unit flywheel bahan beton 40% lebih murah dibanding flywheel konvensional. Biaya pengadaan flywheel bahan beton yang murah sangat cocok untuk diterapkan pada sistem turbin air pembangkit skala piko-hidro maupun mikro-hidro. Hal itu sangat beralasan mengingat turbin air skala piko-hidro maupun mikro-hidro banyak dioperasikan di pedesaan terpencil yang belum memiliki jaringan listrik yang identik dengan kemampuan ekonomi masyarakatnya yang lemah. Hasil pengujian, diketahui kemampuan  flywheel bahan beton ini mampu menyimpan energi yang berasal dari daya bangkit turbin secara normal sehingga turbin dapat beroperasi maksimal. Daya bangkit dan putaran turbin relatif stabil dan getaran yang terjadi dalam batas normal, Flywheel bahan beton menjadi solusi dan menjadi penyemangat sehingga masyarakat akan termotivasi untuk dapat membangun pembangkit listrik sendiri dengan memanfaatkan potensi air yang ada di lingkungannya walaupun biaya yang dimiliki masyarakat relatif terbatas.
RANCANG BANGUN PEMBANGKIT TENAGA MIKRO/ PIKO-HIDRO MODEL DRUM (PTMPMD) Asep Neris Bachtiar
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 23 No. 2 (2023): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/d7368412

Abstract

Pembangkit listrik tenaga air skala kecil baik mikro-hidro maupun piko-hidro konvensional yang dioperasikan  masyarakat dibangun secara permanen dengan bangunan sipil yang lebih dominan sehingga biaya investasi relatif lebih mahal. Hal ini menjadi kendala  dalam penyebaran dan pengembangan pembangkit tenaga air skala kecil ini di masyarakat. Pembangkit tenaga mikro/ piko-hidro model drum (PTMPMD) adalah solusi yang akan memudahkan masyarakat membangun pembangkit karena kontruksinya yang praktis, sederhana, pemasangannya yang cepat dan mudah serta investasinya yang lebih murah. Penelitian eksperimen ini akan merancang dan membangun sistem PTMPMD dan akan mengujinya untuk mengetahui karakteristik dari setiap komponen sistem pembangkit. Rancangan awal fokus pada keseimbangan debit air antara debit air masuk drum penampung sebesar 30 liter/s dengan debit air yang masuk turbin sebesar 20 liter/s dan debit air yang keluar melalui saluran limpah sebesar 10 liter/s. Efisiensi regulator pengatur debit air pada bukaan katup penuh mencapai 94%. Penggunaan papan kayu berlapis terpal menghasilkan saluran pengantar dan saluran buang yang mampu mengalirkan air tanpa kebocoran. Kebocoranpun tidak terjadi pada bangunan air lainnya seperti drum penampung, saluran limpah sampai ke turbin. Penelitian ini belum selesai, perlu dilanjutkan dengan menganalisis kinerja turbin Cross-flow sebagai penggerak mula sistem PTMPMD.
Proses Fabrikasi Komponen Bangunan Mekanikal Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Piko-Hidro (PLTPH) Untuk Listrik Desa dengan Penggerak Mula Pompa Sentrifugal Sebagai Turbin Asep Neris Bachtiar; Boby Rachman; Riko Ervil; Ahmad Fauzi Pohan; Irwan Yusti
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 26 No. 1 (2026): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/a9pw8x61

Abstract

Pengaplikasian pompa sentrifugal pada sistem pembangkit listrik tenaga piko-hidro (PLTPH) dilaksanakan di sebuah kampung terisolir, Kampung Mamping di Solok Selatan, Sumatera Barat yang diharapkan dapat bermanfaat nyata bagi masyarakat. Di samping itu, PLTPH diproyeksikan menjadi proyek percontohan bagi desa-desa di sekitarnya. Guna mencapai harapan tersebut, dan memperhatikan hasil analisis kelayakan aspek finansial dan aspek teknis yang menyimpulkan layak, maka langkah berikutnya adalah pembangunan pembangkit tenaga piko-hidro yang mencakup pekerjaan bangunan sipil, mekanikal, dan elektrikal. Penelitian ini akan fokus untuk pengadaan komponen  bangunan mekanikal dari sistem pembangkit tenaga piko-hidro melalui kegiatan fabrikasi di Laboratorium Proses Produksi. Hasil penelitian telah behasil mewujudkan komponen bangunan mekanikal sistem pembangkit diantaramya saringan, pipa pesat diameter 12” (di = 318,5 mm) dengan panjang 10,9 m, elbow, frame atau dudukan pompa sebagai turbin. Komponen mekanikal lainnya adalah  transmisi belt-puli satu tingkat dengan diameter puli turbin d1 = 15”, diameter puli generator d2 = 3” dengan tiga bandar berfungsi untuk memindahkan daya/ putaran  dari turbin  ke generator, katup gerbang 8” untuk mengatur debit air masuk turbin, generator sinkron 5 kW satu fase untuk mengubah energi mekanis menjadi energi listrik, pompa sentrifugal sebagai turbin diameter inlet 8” untuk mengubah energi potensial fluida menjadi energi mekanis. Sementara, bahan yang digunakan adalah baja siku 65×65×6mm×6m untuk membuat pintu pengatur dan saringan, baja kanal CNP 75×45×2,3mm×6m untuk membuat frame/ dudukan turbin dan generator, dan pipa baja d = 12”, t = 5 mm untuk membuat pipa pesat (penstock). Semua komponen bangunan mekanikal tersebut selanjutnya dibawa ke lokasi pembangkit untuk dirakit dan dipasang.
RANCANG BANGUN FLYWHEEL BAHAN BETON SEBAGAI KOMPONEN PENGGERAK MULA TURBIN CROSS-FLOW UNTUK PEMBANGKIT SKALA PIKO-HIDRO Asep Neris Bachtiar
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 23 No. 1 (2023): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/89nk7f39

Abstract

Flywheel adalah salah satu komponen penting dari sistem permesinan khususnya pada sistem turbin cross-flow. Flywheel yang digunakan di masyarakat dan banyak dijual di pasaran adalah flywheel konvensional dari bahan baja tuang yang dibuat melalui proses pengecoran logam sehingga harganya relatif mahal. Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengidentifikasi flywheel bahan beton sebagai alternatif pengganti flywheel konvensional karena bahan bakunya banyak dijual di pasaran dengan harga relatif murah. Proses pembuatannyapun relatif mudah yang dapat dikerjakan oleh bengkel-bengkel kecil di masyarakat. Hasil pengujian menunjukkan, harga per unit flywheel bahan beton 40% lebih murah dibanding flywheel konvensional. Biaya pengadaan flywheel bahan beton yang murah sangat cocok untuk diterapkan pada sistem turbin air pembangkit skala piko-hidro maupun mikro-hidro. Hal itu sangat beralasan mengingat turbin air skala piko-hidro maupun mikro-hidro banyak dioperasikan di pedesaan terpencil yang belum memiliki jaringan listrik yang identik dengan kemampuan ekonomi masyarakatnya yang lemah. Hasil pengujian, diketahui kemampuan  flywheel bahan beton ini mampu menyimpan energi yang berasal dari daya bangkit turbin secara normal sehingga turbin dapat beroperasi maksimal. Daya bangkit dan putaran turbin relatif stabil dan getaran yang terjadi dalam batas normal, Flywheel bahan beton menjadi solusi dan menjadi penyemangat sehingga masyarakat akan termotivasi untuk dapat membangun pembangkit listrik sendiri dengan memanfaatkan potensi air yang ada di lingkungannya walaupun biaya yang dimiliki masyarakat relatif terbatas.
RANCANG BANGUN PEMBANGKIT TENAGA MIKRO/ PIKO-HIDRO MODEL DRUM (PTMPMD) Asep Neris Bachtiar
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 23 No. 2 (2023): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/d7368412

Abstract

Pembangkit listrik tenaga air skala kecil baik mikro-hidro maupun piko-hidro konvensional yang dioperasikan  masyarakat dibangun secara permanen dengan bangunan sipil yang lebih dominan sehingga biaya investasi relatif lebih mahal. Hal ini menjadi kendala  dalam penyebaran dan pengembangan pembangkit tenaga air skala kecil ini di masyarakat. Pembangkit tenaga mikro/ piko-hidro model drum (PTMPMD) adalah solusi yang akan memudahkan masyarakat membangun pembangkit karena kontruksinya yang praktis, sederhana, pemasangannya yang cepat dan mudah serta investasinya yang lebih murah. Penelitian eksperimen ini akan merancang dan membangun sistem PTMPMD dan akan mengujinya untuk mengetahui karakteristik dari setiap komponen sistem pembangkit. Rancangan awal fokus pada keseimbangan debit air antara debit air masuk drum penampung sebesar 30 liter/s dengan debit air yang masuk turbin sebesar 20 liter/s dan debit air yang keluar melalui saluran limpah sebesar 10 liter/s. Efisiensi regulator pengatur debit air pada bukaan katup penuh mencapai 94%. Penggunaan papan kayu berlapis terpal menghasilkan saluran pengantar dan saluran buang yang mampu mengalirkan air tanpa kebocoran. Kebocoranpun tidak terjadi pada bangunan air lainnya seperti drum penampung, saluran limpah sampai ke turbin. Penelitian ini belum selesai, perlu dilanjutkan dengan menganalisis kinerja turbin Cross-flow sebagai penggerak mula sistem PTMPMD.
PEMBANGUNAN KINCIR AIR UNTUK PEMBANGKIT LISTRIK DAN PENGGILINGAN TEPUNG BAGI MASYARAKAT DI KAMPUNG NGALAU RANDAH KABUPATEN SOLOK SELATAN, SUMATERA BARAT Asep Neris Bachtiar; Ahmad Fauzi Pohan
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jhi.v7i2.736

Abstract

The need for energy, especially electricity, is fundamental and essential in daily life. This is particularly true for communities in rural areas that rely on fossil fuel-powered machines for their work, such as milling rice into flour. One such community is the farming group in Kampong Ngalau Randah, Solok Selatan, West Sumatra. This activity aims to realize the construction of a small-scale renewable energy technology building, specifically a pico-hydro power plant using a steel waterwheel that functions as both a power generator and a production machine/flour mill driver. The target partners for this activity are the residents of Kampung Ngalau Randah, Jorong Manggih, which is an isolated village in Kenagarian Pakan Rabaa Timur, Solok Selatan Regency, West Sumatra. The methods of this activity include surveys and experiments, starting with a potential survey at the partner's location followed by outreach, fabrication of the waterwheel components and assembly in the city of Padang, dismantling the old waterwheel at the partner's location, and transporting the new waterwheel unit to the partner's location, which is 180 km away. The outcome of this activity has successfully resulted in the construction and donation of a waterwheel unit for the local community. In the future, it is hoped that the development of this waterwheel-driven power plant in Kampung Ngalau Randah will serve as a pilot project that can inspire other village communities to build power plants in their respective areas.
Perencanaan Turbin Air sebagai Penggerak Mula Sistem Pembangkit Tenaga Piko-hidro Model Drum Asep Neris Bachtiar; Irwan Yusti; Ahmad Fauzi Pohan
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 24 No. 1 (2024): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/m27r7e32

Abstract

Penelitian survey ini akan menganalisis jenis penggerak mula apa yang tepat untuk diterapkan pada sistem pembangkit tenaga piko-hidro model drum. Jenis penggerak mula yang banyak digunakan pada sistem pembangkit skala kecil antara lain kincir air, turbin Kaplan, turbin Francis, turbin Cross-flow, dan turbin Pelton. Masing-masing turbin memiliki kriteria tertentu sesuai dengan potensi head, debit air, daya bangkit, dan sistem pembangkit yang direncanakan. Dengan demikian perencanaan pemilihan penggerak mula harus mempertimbangkan banyak aspek dan pembahasannya melibatkan banyak formula yang tepat. Dari empat kriteria pengklasifikasian turbin air didapat informasi bahwa ada dua tipe turbin yag cocok untuk diterapkan pada sistem pembangkit tenaga piko-hidro model drum yaitu turbin Francis dan turbin Cross-flow. Di antara kedua turbin tersebut, turbin Cross-flow lebih tepat untuk diterapkan pada sistem pembangkit tenaga piko-hidro model drum mengingat kemudahan dalam proses fabrikasinya. Turbin Cross-flow dpat dibuat di bengkel-bengkel kecil yang ada di masyarakat sementara turbin Francis hanya dapat dibuat oleh bengkel tertentu yang memiliki dapur pengecoran logam. Spesifikasi turbin Cross-flow hasil analisis ini adalah sebagai berikut, jenis turbin : turbin Cross-flow, daya bangkit turbin : 0,4 kW, putaran turbin : 810 rpm, kecepatan spesifik turbin : 163, head turbin : 2,5 m, debit air masuk turbin : 20 liter/s, dan diameter runner turbin : 80 mm.