Integrated Nutrition Journal
Vol. 1 No. 1 (2025): Integr. Nutr. J.

Analisis Kapasitas Antioxidant Minuman Sumber Vitamin C: Antioxidant Capacity Analysis of Vitamin C Source Drink

Fahrul Rozi (Prodi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia)
Chaidir Masyhuri Majiding (Prodi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia)
Muhammad Nuzul Azhim Ash Siddiq (Prodi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia)
Karera Aryatika (Prodi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia)
Ika Wirya Wirawanti (Prodi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia)
Anitatia Ratna Megasari (Program Studi gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2025

Abstract

Latar Belakang: Antioksidan adalah suatu reduktan yang dapat memberikan elektron untuk menghambat reaksi oksidasi dengan cara mengikat radikal bebas yang sangat reaktif. Melalui kemampuannya ini, antioksidan dapat mencegah berbagai kondisi patologis pada manusia seperti beberapa penyakit tidak menular, antara lain penyakit jantung, kanker, diabetes melitus, hipertensi, dan sebagainya. Oleh karena itu, penelitian ini dirancang untuk mengetahui proses analisis kandungan antioksidan dari sampel yang merupakan sumber antioksidan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas antioksidan pada bahan pangan yang merupakan sumber antioksidan  serta mengetahui metode yang digunakan untuk menganalisis aktivitas antioksidan dari bahan pangan tersebut. Metode: Penelitian ini dilakukan pada tanggal 15 Desember 2021 di Laboratorium Biokimia, Departemen Gizi Masyarakat, Institut Pertanian Bogor. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini meliputi minuman kesehatan sebagai sumber vitamin C (You C 1000 Lemon Water; mengandung 1000 mg vitamin C), larutan standar asam askorbat (1 mg/mL), DPPH, metanol, dan air suling. Alat yang digunakan antara lain labu ukur, mikropipet, pipet Mohr dan bola hisap, gelas ukur, vortex mixer, spektrofotometer, kuvet, tisu, dan lemari tertutup. Metode yang digunakan untuk mengukur aktivitas antioksidan adalah metode DPPH. Hasil: Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengukuran standar pada konsentrasi 0,5–10 mg/dL menghasilkan nilai absorbansi yang ideal (0,289–0,701). Semakin tinggi konsentrasi pada standar, maka nilai absorbansi menurun, yang menunjukkan semakin banyak elektron yang didonorkan oleh asam askorbat untuk menstabilkan radikal bebas DPPH. Kesimpulan: Persentase inhibisi tertinggi ditemukan pada konsentrasi 0,833 mg/dL yaitu sebesar 84,88%. Rata-rata persen inhibisi pada sampel adalah sebesar 83,41%.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

inj

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Neuroscience

Description

Integrated Nutrition Journal (Intg. Nut. J.) menerima artikel penelitian asli, kajian pustaka, dan laporan kasus dalam bidang: Gizi masyarakat Gizi klinik Gizi institusi Gizi pangan Pengembangan produk pangan dan gizi Keamanan pangan dan gizi Teknologi pangan dan gizi Kebijakan dan program gizi ...