Integrated Nutrition Journal
Vol. 1 No. 1 (2025): Integr. Nutr. J.

Hubungan Pengetahuan Gizi Ibu dan Riwayat Pemberian ASI dengan Status Gizi Anak Usia 12-59 Bulan Berdasarkan Composite Index of Anthropometric Failure (CIAF): Maternal Nutritional Knowledge and Breastfeeding Practices: Their Association with CIAF-Based Nutritional Status Among Under-Five Children (12-59 Months Old)

Muhammad Nuzul Azhim Ash Siddiq (Program Studi Sarjana Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia)
Fahrul Rozi (Program Studi Sarjana Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia)
Chaidir Masyhuri Majiding (Program Studi Sarjana Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia)
Karera Aryatika (Program Studi Sarjana Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia)
Anitatia Ratna Megasari (Program Studi gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2025

Abstract

Latar Belakang: Malnutrisi pada anak balita masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat global yang kompleks, seringkali tersembunyi jika hanya menggunakan indikator antropometri tunggal. Composite Index of Anthropometric Failure (CIAF) menawarkan gambaran komprehensif mengenai berbagai bentuk kegagalan pertumbuhan pada masa balita. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan gizi ibu dan riwayat pemberian ASI dengan status gizi anak usia 12-59 bulan berdasarkan Composite Index of Anthropometric Failure (CIAF). Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional yang melibatkan 106 balita berusia 12-59 bulan beserta ibu/pengasuh utamanya di Kecamatan Loa Janan dan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara. Data status gizi balita (CIAF) diperoleh melalui pengukuran antropometri langsung, sedangkan data pengetahuan gizi ibu dan riwayat pemberian ASI dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner. Analisis data meliputi univariat (proporsi) dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α=0.05 dan derajat risiko dinyatakan dalam Odds Ratio (OR), menggunakan perangkat lunak IBM SPSS Statistics. Hasil: Sebanyak 55.7% balita mengalami kegagalan antropometri atau gizi lebih berdasarkan CIAF. Mayoritas ibu (81.1%) memiliki pengetahuan gizi baik, dan 51.9% balita mendapatkan ASI eksklusif. Hasil analisis bivariat menunjukkan tidak ada hubungan signifikan secara statistik antara pengetahuan gizi ibu (OR=1.615; p=0.351) maupun riwayat pemberian ASI (OR=0.594; p=0.185) dengan status gizi balita berdasarkan CIAF. Kesimpulan: Pengetahuan gizi ibu dan riwayat pemberian ASI tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan status gizi balita yang dinilai menggunakan CIAF pada populasi studi ini. Penelitian lebih lanjut dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain atau ukuran sampel yang lebih besar diperlukan untuk mengidentifikasi determinan status gizi CIAF.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

inj

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Neuroscience

Description

Integrated Nutrition Journal (Intg. Nut. J.) menerima artikel penelitian asli, kajian pustaka, dan laporan kasus dalam bidang: Gizi masyarakat Gizi klinik Gizi institusi Gizi pangan Pengembangan produk pangan dan gizi Keamanan pangan dan gizi Teknologi pangan dan gizi Kebijakan dan program gizi ...