Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi nilai-nilai budaya dan identitas sosial di era globalisasi dengan menggunakan perspektif teori strukturasi Anthony Giddens. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, penelitian ini menganalisis berbagai sumber akademik yang diterbitkan antara 2010-2024, meliputi artikel jurnal, buku, dan laporan penelitian yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama: Pertama, transformasi nilai budaya melibatkan proses adaptasi aktif di mana masyarakat melakukan negosiasi antara nilai global dan lokal, menciptakan bentuk-bentuk hibridisasi budaya yang unik. Kedua, identitas sosial mengalami rekonfigurasi signifikan dalam era digital, ditandai dengan munculnya identitas yang lebih fluid dan multilayer, terutama di kalangan generasi muda. Ketiga, proses transformasi ini menghasilkan implikasi sosial yang kompleks, termasuk munculnya kesenjangan digital dan kebutuhan untuk menjembatani konflik nilai antargenerasi. Penelitian merekomendasikan pengembangan kebijakan yang memfasilitasi transformasi kultural secara seimbang, mendukung dialog antargenerasi, dan memperkuat kapasitas komunitas dalam mengelola perubahan sosial-budaya..
Copyrights © 2025