Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Narasi Kehidupan Eksplorasi Fenomenologi Kehidupan terhadap Pengalaman Anak Korban KDRT di Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Metode penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tujuannya adalah untuk memahami makna subjektif yang diberikan anak terhadap pengalaman KDRT yang dialaminya, dengan cara menggali narasi kehidupannya secara mendalam. Hasil temuan pada penelitian ini ialah bahwa anak yang mengalami dan melihat dampak kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan oleh orang tuanya adalah perasaan takut dan sedih ketika melihat orang tuanya bertengkar, perasaan malu dan takut ketahuan oleh orang di lingkungannya, anak sering diejek dan dibully oleh teman-temannya, anak cenderung suka menyendiri dan sering menghabiskan waktu bermain di luar rumah, timbul perasaan tidak aman pada anak, anak merasa malas untuk belajar baik di rumah maupun di sekolah. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menggali lebih dalam mengenai strategi penanganan anak korban kekerasan dalam rumah tangga, serta efektivitas berbagai bentuk intervensi psikososial dalam membantu pemulihannya. Penelitian juga dapat difokuskan pada pendekatan berbasis komunitas untuk mencegah kekerasan dalam rumah tangga.
Copyrights © 2025