Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan salinitas terhadap pertumbuhan, kelangsungan hidup dan molting larva udang vaname. Penelitian ini dilaksanakan selama 30 hari di Balai Balai Benih Ikan Pantai (BBIP) Poniang UPTD Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Barat, Kabupaten Majene. Hewan uji yang digunakan yaitu larva udang vaname PL 13 sebanyak 300 ekor. Padat tebar 25 ekor perwadah dengan volume air 10 L. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan masing-masing 3 kali ulangan, yaitu perlakuan A (salinitas 25 ppt), perlakuan B (salinitas 30 ppt), perlakuan C (salinitas 35 ppt) dan perlakuan D (salinitas 40 ppt). Parameter yang diamati adalah pertumbuhan bobot mutlak, Specifik Growth Rate (SGR), persentase molting dan kelangsungan hidup. Analisis data menggunakan ANOVA dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan salinitas tidak berpengaruh nyata (p > 0,05) terhadap pertumbuhan bobot mutlak, Specifik Growth Rate (SGR), persentase molting dan kelangsungan hidup. Salinitas 25 ppt memberikan hasil tertinggi terhadap pertumbuhan bobot mutlak yaitu 1,83 gram, Specifik Growth Rate (SGR) yaitu 6,11 gram, persentase molting yaitu 36,00%. Berbeda dengan kelangsungan hidup salinitas yang memberikan hasil tertinggi yaitu 35 ppt dengan nilai 61,33%.
Copyrights © 2025