Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran demokrasi melalui pemilihan ketua kelas di SD Inpres Lompad, Desa Lompad, Kecamatan Ranoyapo, Kabupaten Minahasa Selatan, serta mengidentifikasi nilai-nilai demokrasi yang dipelajari siswa dan dampaknya terhadap perkembangan karakter. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipan dan wawancara mendalam kepada kepala sekolah, guru, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemilihan ketua kelas dilaksanakan melalui empat tahapan sistematis: sosialisasi kriteria kepemimpinan, pencalonan demokratis, seleksi kandidat, dan pengumuman hasil. Siswa memperoleh pembelajaran tentang nilai-nilai demokrasi fundamental meliputi partisipasi aktif, penghormatan terhadap perbedaan pendapat, integritas dan kejujuran, serta transparansi dan akuntabilitas. Dampak positif yang teridentifikasi mencakup peningkatan rasa percaya diri, pengembangan kemampuan berpikir kritis, penguatan nilai toleransi, dan pembentukan jiwa kepemimpinan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan model pembelajaran demokrasi yang efektif di sekolah dasar dengan mempertimbangkan konteks sosial budaya lokal.
Copyrights © 2025