Penelitian ini dilatarbelakangi meningkatnya perilaku konsumtif di kalangan remaja akibat pengaruh media sosial di era digital, khususnya di Kota Pangkal Pinang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap pengaruh media sosial terhadap perilaku konsumtif remaja di kota tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei, melibatkan 200 remaja berusia 13-18 tahun yang aktif bermedia sosial sebagai sampel, dipilih melalui teknik multistage random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala Likert. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan media sosial, terutama Instagram dan TikTok, berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif remaja. Influencer ditemukan sebagai faktor paling dominan dalam mendorong perilaku konsumtif, diikuti iklan, tekanan sosial, konten promosi, dan kemudahan berbelanja online. Remaja muda berjenis kelamin perempuan cenderung lebih rentan terhadap pengaruh ini. Faktor demografis dan psikologis seperti usia, jenis kelamin, status sosial, dan kepribadian turut memoderasi dampak media sosial. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya edukasi komprehensif mengenai literasi digital dan keuangan bagi remaja, pelibatan aktif orang tua dan sekolah dalam pengawasan penggunaan media sosial, serta regulasi yang ketat terhadap iklan dan promosi di media sosial. Penelitian ini juga merekomendasikan pengembangan konten edukatif di media sosial yang mempromosikan gaya hidup sehat dan konsumsi yang sehat.
Copyrights © 2025