Perkembangan media digital telah membawa perubahan signifikan dalam kehidupan remaja, termasuk dalam cara mengekspresikan diri dan bersikap di lingkungan sekolah. Media sosial seperti TikTok dan Instagram tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga menjadi ruang pembentukan identitas, nilai, dan pola perilaku siswi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran media digital dalam perubahan ekspresi diri dan sopan santun siswi di lingkungan sekolah serta mengidentifikasi faktor-faktor sosial yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian dipilih melalui teknik purposive sampling, melibatkan siswi, guru, alumni sekolah, dan masyarakat sekitar. Data dikumpulkan melalui wawancara tidak terstruktur, observasi lapangan, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital berperan dalam perubahan pola komunikasi, penampilan, dan kepatuhan siswi terhadap norma sekolah. Penggunaan bahasa kasar, kebiasaan berdandan berlebihan, serta pelanggaran tata tertib dipengaruhi oleh paparan media digital, tekanan pergaulan sebaya, dan dukungan lingkungan keluarga. Penelitian ini menegaskan bahwa degradasi sopan santun siswi merupakan fenomena kompleks yang memerlukan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam penguatan pendidikan karakter di era digital.
Copyrights © 2026