Krokot (Portulaca oleracea L.) merupakan tanaman yang dikenal memiliki potensi sebagai sumber antioksidan dan mengandung senyawa bioaktif seperti fenolik dan flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui toksisitas akut (Lethal Dose50) Ekstrak Krokot (Portulaca oleracea L.) terhadap mencit (Mus musculus). Metode yang digunakan meliputi preparasi simplisia, pembuatan ekstrak etanol, dan uji toksisitas pada mencit dengan dosis bervariasi. Subjek penelitian berupa mencit berjumlah 12 ekor berusia 2-3 bulan dibagi menjadi empat kelompok perlakuan, yaitu kelompok 1 diberi perlakuan ekstrak krokot sebanyak 800 mg/kgBB, kelompok 2 diberi perlakuan ekstrak krokot sebanyak 1.600 mg/kgBB, kelompok 3 diberi perlakuan ekstrak krokot sebanyak 1.800 mg/kgBB, kelompok 4 diberi perlakuan ekstrak krokot sebanyak 2.000 mg/kgBB, pemberian pada mencit dilakukan secara peroral dengan dosis tunggal dan kematian dicatat setelah 24 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kematian terjadi pada semua kelompok dosis, dengan kelompok 4 mengalami kematian 100%. Perhitungan LD50 menghasilkan nilai 3.198,8 mg/20 grBB, yang termasukdalam kategori toksik sedang (500-5000 mg/kgBB). Meskipun terdapat kematian tidak ada gejala toksik yang signifikan saat pengamatan setelah perlakuan.
Copyrights © 2025