Jurnal Farmasi Ikifa
Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL FARMASI IKIFA VOL. 4 NO. 2 JULI TAHUN 2025

EVALUASI ADVERSE DRUG REACTIONS (ADRs) ANTIDIABETES ORAL BERDASARKAN ALGORITMA NARANJO DI RAWAT INAP SOEWONDO PATI PERIODE JANUARI 2020 – DESEMBER 2022

Putri Kartika Sari (Universitas Telogorejo Semarang)
Ovikariani (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional)
Gilang Rizky Al Farizi (Universitas Telogorejo Semarang)
Fransisca Gloria (Universitas Telogorejo Semarang)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2025

Abstract

Diabetes melitus (DM) adalah suatu kelompok penyakit gangguan metabolisme kronis yang disebabkan karena faktor genetik akibat berkurangnya produksi insulin oleh pankreas yang diindikasikan dari kenaikan kadar gula darah sehingga menyebabkan komplikasi kronik baik mikrovaskuler maupun makrovaskuler akibat insufisiensi fungsi insulin.Tujuan : Mengevaluasi ADRs pada pasien antidiabetes berdasarkan algoritma naranjo di rawat inap Rumah Sakit Soewondo Kabupaten Pati.  Metode Penelitian : Dalam penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dimana data yang diperoleh berupa angka-angka. Jenis penelitian yang digunakan bersifat deskriptif, dikarenakan penelitian ini menggambarkan fenomena masalah kesehatan berupa kejadian efek samping dari penyakit diabetes melitus di RS Soewondo Kabupaten Pati. Hasil : Pasien Diabetes Mellitus di Rawat Inap di Rumah Sakit Soewondo Pati yang paling banyak terjadi adalah pusing dengan persentase sebanyak 21,1%, penggunaan metformin kombinasi 2 obat pada pasien DM dapat menyebabkan mual, muntah dan pusing. diperoleh bahwa tingkat kejadian ADR pada skor 5-8 dengan derajat kepastian probable (Dapat Terjadi ESO) memiliki persentase paling tinggi yakni (55,5%). Berdasarkan jenis kelamin laki – laki sebanyak 43 pasien (52,2%) dan perempuan sebanyak 47 pasien (47,7%). dapat diketahui bahwa selama periode tahun januari 2020 – desember 2022 pada usia 30-40 tahun terdapat 20 pasien dengan persentase sebanyak (22,2%), usia 41-50 tahun terdapat 25 pasien dengan persentase sebanyak (27,7%), sedangkan usia 51-60 tahun terdapat 45 pasien dengan persentase sebanyak (50,0%).Kesimpulan : ADRs antidiabetes berdasarkan Algoritma Naranjo pada pasien DM di rawat inap Soewondo Pati, dapat diperoleh nilai yang paling banyak antara kategori 5-8 yang artinya “Dapat Terjadi ESO” (Probable).

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jfi

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Farmasi IKIFA adalah forum untuk publikasi karya berkualitas dan orisinal yang membuka diskusi dalam bidang farmasi atau sub-disiplin ilmu ...